Jakarta – Kobbie Mainoo menunjukkan performa impresif di bawah asuhan caretaker Michael Carrick. Namun, Carrick mengungkapkan bahwa ia belum memberikan banyak instruksi taktik kepada gelandang muda tersebut.
Mainoo kembali mendapatkan kepercayaan penuh di bawah Carrick, selalu menjadi starter dan bermain penuh dalam lima pertandingan terakhir. Selama periode tersebut, Mainoo berhasil mencatatkan dua assist. Perubahan manajerial dari Ruben Amorim ke Carrick menjadi titik balik signifikan bagi Mainoo, yang sebelumnya kerap dicadangkan.
Menanggapi perubahan performa Mainoo, Carrick menyatakan bahwa fokus utamanya adalah membangun kepercayaan diri sang pemain dan membantunya menemukan kembali ritme permainannya. Ia sengaja tidak memberikan terlalu banyak arahan taktik.
Carrick: Mainoo Masih Sangat Muda
“Kita ini lupa betapa mudanya dia. Saya itu dulu menggemari penampilannya dan tahu kemampuannya. Jadi sebenarnya bukan sebuah keputusan besar untuk memainkannya,” ujar Carrick dikutip BBC.
Carrick menambahkan bahwa tantangan bagi pemain muda adalah menemukan ritme dan performa terbaik ketika jam terbangnya minim. Ia melihat masih ada ruang bagi Mainoo untuk berkembang, namun saat ini fokusnya adalah membiarkan sang pemain menemukan alur dan ritme permainannya.
“Dan sejujurnya, tidak mudah ketika Anda tak banyak bermain, untuk menemukan ritme dan performa. Masih ada hal-hal yang bisa dia perbaiki, tapi kami belum benar-benar memulai di area itu karena kami masih ingin membiarkan dia menemukan alur dan ritme permainannya dulu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Carrick menekankan kehati-hatiannya dalam memberikan instruksi kepada Mainoo.
“Saya sangat berhati-hati untuk tidak memberinya terlalu banyak arahan, hanya beberapa petunjuk kecil saja, sedikit tentang posisi dan beberapa hal kecil di sana-sini. Cuma percaya saja pada kemampuannya. Dia pemain yang fantastis dan punya bakat yang luar biasa,” tutup Carrick.




