Manchester – Kepindahan Marc Guehi ke Manchester City semakin mengukuhkan reputasi akademi Chelsea sebagai mesin pencetak uang. Guehi, yang didatangkan City dari Crystal Palace senilai 20 juta paun dengan kontrak 5,5 tahun, menjadi bukti nyata potensi finansial dari para jebolan akademi klub London Barat tersebut.
Chelsea Kecipratan Rp 912 Juta dari Transfer Guehi
Transfer Guehi ke Etihad Stadium ini memberikan keuntungan finansial bagi Chelsea. Klub berjuluk The Blues itu berhak atas 4 juta paun atau sekitar Rp 912 juta dari penjualan Guehi. Hal ini dikarenakan Chelsea melepas Guehi ke Crystal Palace pada tahun 2021 dengan menyertakan klausul persentase 20 persen dari nilai penjualan di masa depan.
Guehi menambah daftar panjang pemain didikan akademi Chelsea yang berhasil menembus level sepak bola Eropa dengan nilai transfer fantastis. Sejak meninggalkan Stamford Bridge, total nilai transfer Guehi mencapai 40 juta paun.
Akademi Chelsea Hasilkan Hampir 1 Miliar Paun
Laporan dari Transfermarkt yang dikutip The Guardian mengungkapkan bahwa para lulusan akademi Chelsea, yang dikenal sebagai Cobham, telah menghasilkan total nilai transfer hampir 1 miliar paun. Angka ini terus bertambah seiring dengan potensi transfer pemain lain seperti Tammy Abraham yang dikabarkan akan bergabung dengan Aston Villa, serta Tyrique George yang mungkin dilepas Chelsea.
Conor Gallagher, yang kini bermain untuk Tottenham Hotspur, memiliki total nilai transfer 71 juta paun, hanya kalah dari Dominic Solanke yang mencapai 75 juta paun. Hingga kini, total nilai transfer dari lulusan akademi Chelsea tercatat sebesar 931,5 juta paun.
Jika transfer Abraham terwujud, maka akan ada 18 pemain jebolan akademi Chelsea yang kini memperkuat klub-klub rival di Liga Inggris. Selain itu, enam pemain lainnya tersebar di liga-liga top Eropa seperti Serie A Italia, Bundesliga Jerman, dan Ligue 1 Prancis.
Peran Neil Bath dalam Kesuksesan Akademi
Kesuksesan akademi Chelsea dalam menghasilkan pemain berkualitas tidak lepas dari peran sentral Neil Bath, direktur pengembangan pemain muda. Bath mendedikasikan 18 tahun dari total 31 tahun masa baktinya di klub untuk membesarkan talenta-talenta muda. Ia meninggalkan Chelsea pada musim panas 2024 untuk merintis bisnis konsultan.
Pertanyaan pun mengemuka, siapa lagi lulusan akademi Chelsea yang akan menyusul jejak Guehi dan pemain lainnya dengan nilai jual tinggi di masa depan?
(mrp/krs)





