Bek Inter Milan, Manuel Akanji, memberikan pandangannya mengenai kekuatan tim-tim di Eropa jelang laga krusial Liga Champions. Menurut Akanji, Arsenal, meski merupakan tim kuat, bukanlah yang terbaik di benua biru saat ini. Ia justru menyoroti Bayern Munich sebagai tim yang paling menonjol.
Analisis Kekuatan Tim
Akanji akan memperkuat Inter Milan saat menjamu Arsenal dalam matchday 7 Liga Champions yang akan digelar pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan sangat dibutuhkan Inter untuk menjaga asa lolos ke babak gugur, sementara Arsenal telah memastikan diri melaju.
Saat ini, Inter Milan berada di peringkat keenam klasemen fase grup dengan 12 poin dari enam pertandingan. Di sisi lain, Arsenal memimpin klasemen dengan keunggulan tiga poin dari Bayern Munich di posisi kedua, dan menjadi satu-satunya tim yang meraih hasil sempurna di fase grup. Performa impresif Arsenal juga terlihat dari rekor mereka yang hanya kalah dua kali dalam 33 pertandingan di seluruh kompetisi musim ini.
Perbedaan Pendapat dengan Pelatih
Pandangan Akanji sedikit berbeda dengan pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, yang baru-baru ini menyatakan bahwa Arsenal adalah tim terkuat saat ini. Akanji, mantan pemain Borussia Dortmund, memiliki penilaian lain.
“Bayern adalah tim terkuat di Eropa saat ini. Mereka memainkan sepakbola yang hebat, mencetak banyak gol dan hanya sedikit kebobolan,” ujar Akanji dalam konferensi pers jelang laga Inter Milan vs Arsenal.
Meskipun demikian, Akanji tetap mengakui kualitas Arsenal. “Arsenal memang di antara tim terbaik di Eropa. Namun, menurutku, mereka bukan yang terbaik. Mereka sudah pasti di antara tim terbaik, jadi ini akan jadi sebuah tantangan yang besar, tapi kami siap,” tambahnya.
Pemain pinjaman dari Manchester City ini melanjutkan, “Mereka punya skuad yang sangat dalam dengan banyak kualitas dan mereka sudah menunjukkan konsistensinya, yang mana krusial jika Anda ingin bersaing di banyak kompetisi.”
Rekor Pertemuan
Dalam pertemuan terakhir kedua tim di fase yang sama musim lalu, Inter Milan berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 atas Arsenal. Gol tunggal kemenangan Inter dicetak melalui eksekusi penalti Hakan Calhanoglu di akhir babak pertama.





