Manchester United menunjukkan performa yang mengkhawatirkan setelah tersingkir dari Piala FA. Kekalahan 1-2 dari Brighton & Hove Albion di Old Trafford pada Minggu (11/1/2026) malam WIB, dalam pertandingan babak ketiga Piala FA, semakin mempertegas krisis kepercayaan diri yang melanda Setan Merah.
Kekalahan yang Menyakitkan
Gol-gol Brighton yang dicetak oleh Brajan Gruda dan Danny Welbeck terbukti tak mampu dibalas tuntas oleh Manchester United, meskipun Benjamin Sesko sempat memperkecil ketertinggalan. Hasil ini praktis menutup peluang Manchester United untuk meraih trofi musim ini.
Saat ini, Manchester United tertahan di posisi ketujuh klasemen Liga Inggris dengan raihan 32 poin. Jarak 17 poin dari Arsenal yang memimpin klasemen semakin menunjukkan betapa jauhnya Setan Merah dari persaingan gelar juara.
Dominasi Tanpa Hasil
Meskipun mendominasi jalannya pertandingan melawan Brighton dengan 60 persen penguasaan bola dan melepaskan 19 tembakan, Manchester United gagal mengkonversinya menjadi gol yang berarti. Ironisnya, Brighton hanya membutuhkan dua tembakan tepat sasaran untuk mencetak dua gol.
Analisis Pundit
Mantan penyerang Rangers yang kini menjadi pundit, Ally McCoist, menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi mental para pemain Manchester United. Ia menilai tim asuhan Erik ten Hag ini tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup.
“United mencatatkan banyak penguasaan bola, tapi mereka tak memanfaatkannya dengan baik,” ujar McCoist seperti dilaporkan oleh TNT Sport. “Gol kedua benar-benar menghancurkan semangat mereka. Tim ini tak mempunyai kepercayaan diri.”
McCoist juga menyoroti reaksi penonton di Old Trafford. “Penonton bersorak gembira untuk gol Sesko, tapi saat peluit dibunyikan suasana menjadi hening. Kini, ada penerimaan terhadap posisi United saat ini dan apa yang sedang terjadi,” tambahnya.
Performa inkonsisten Manchester United ini melanjutkan tren buruk dalam beberapa musim terakhir, termasuk finis di posisi ke-15 Liga Inggris musim lalu.






