Sepakbola

Manajer Chelsea Bela Arsenal dari Julukan ‘Set Pieces FC’, Sebut Cara Menang yang Sah

London – Manajer Chelsea, Liam Rosenior, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap kritik yang menyebut Arsenal hanya mengandalkan bola mati untuk mencetak gol. Menurut Rosenior, memanfaatkan bola mati adalah cara yang sah untuk meraih kemenangan.

Performa Gemilang Arsenal

Saat ini, Arsenal tengah menunjukkan performa impresif di berbagai kompetisi. Di Liga Inggris, mereka memuncaki klasemen dengan keunggulan enam poin atas Manchester City. Tren positif serupa juga terlihat di Liga Champions. Selain itu, Arsenal telah melaju ke Babak Keempat Piala FA dan bersiap menghadapi leg pertama Semifinal Carabao Cup musim ini.

Sorotan Gaya Bermain

Namun, laju kencang Arsenal tidak lepas dari sorotan terkait gaya bermain mereka. Tim asuhan Mikel Arteta ini kerap dikritik karena dinilai terlalu mengandalkan bola mati sebagai sumber gol utama. Contoh terbaru terlihat saat Arsenal menghadapi Portsmouth, di mana tiga dari empat gol mereka tercipta melalui skema bola mati. Hal ini menjadi pertanyaan mengingat Arsenal memiliki sejumlah pemain depan berkualitas dengan catatan gol yang tidak buruk, seperti Bukayo Saka dan Viktor Gyokeres.

Pembelaan Liam Rosenior

Menjelang pertemuan Chelsea dengan Arsenal di Carabao Cup pekan ini, Rosenior, selaku manajer Chelsea, mengungkapkan kebingungannya atas kritik tersebut. Ia menekankan bahwa Arsenal juga memiliki kemampuan yang sama baiknya dalam penguasaan bola dan mampu mencetak gol dari skema permainan terbuka.

“Saya tidak tahu mengapa mereka dipanggil ‘Set Piece FC’ – saya sih gak manggil begitu,” ujar Rosenior seperti dikutip dari ESPN. “Arsenal bagus dalam segala hal. Mereka tim bagus. Saya tidak ingin bicara soal yang lalu-lalu. Anda harus bisa memaksimalkan 1 persen dari kemampuan tim untuk bisa menang dengan segala cara,” tambahnya. “Mereka tim yang bagus juga tanpa bola.”

Pernyataan Rosenior ini menegaskan bahwa ia melihat Arsenal sebagai tim yang komplet dan tidak hanya bergantung pada satu aspek permainan.