Sepakbola

Man City Gagal Menang Lagi, Guardiola Akui Momentum Hilang Tapi Belum Menyerah

Manchester City kembali kehilangan poin krusial dalam perburuan gelar Liga Inggris. Hasil imbang melawan Tottenham Hotspur terasa seperti kekalahan bagi tim asuhan Pep Guardiola, yang membuat jarak dengan pemuncak klasemen, Arsenal, semakin melebar.

Jalannya Pertandingan yang Mengecewakan

Dalam pertandingan yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu (1/2/2026) malam WIB, Manchester City sempat unggul dua gol lebih dulu melalui gol-gol yang dicetak oleh Rayan Cherki dan Antoine Semenyo. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir laga.

Pasukan Pep Guardiola kehilangan momentum di babak kedua. Dominik Solanke menjadi momok bagi pertahanan City dengan mencetak dua gol pada menit ke-53 dan ke-70, menyamakan kedudukan dan membuat tuan rumah bangkit.

Dua Penyesalan City

Dua hal utama yang menjadi penyesalan bagi Erling Haaland dan rekan-rekannya adalah:

  • Kegagalan memaksimalkan dominasi di babak pertama untuk mencetak gol lebih banyak.
  • Membiarkan Tottenham Hotspur merebut kendali permainan di babak kedua.

Hasil imbang ini tentu menjadi pukulan telak bagi Manchester City. Selain membuang keunggulan dua gol, mereka juga gagal menekan Arsenal yang kokoh di puncak klasemen. Kini, jarak antara kedua tim melebar menjadi enam poin.

Guardiola Tetap Optimistis

Meskipun demikian, Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa timnya belum akan menyerah dalam persaingan gelar juara. Ia menekankan bahwa masih ada 14 pertandingan tersisa menuju akhir musim.

“Secara umum, kami memainkan pertandingan yang sangat bagus. Pada menit ke-70 mereka lebih banyak mengumpan bola ke belakang, mengerahkan lebih banyak pemain ke sana, lebih banyak pemain di tengah untuk menyerang lebih langsung,” ujar Guardiola dikutip BBC.

Guardiola menambahkan, “Mereka mencetak gol dan kita tahu apa yang terjadi, dan setelah itu mereka mendapatkan momentum. Premier League memang seperti itu. Kami mendapatkan momentum kami lagi di akhir pertandingan.”

“Ini sebuah kemunduran, tetapi kami masih ada di persaingan, kami akan terus maju. Masih ada 14 pertandingan tersisa dan banyak poin yang bisa diraih. Kita akan lihat nanti,” tutupnya.