Turin – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyoroti adanya kesalahan dalam eksekusi taktik yang dilakukan anak asuhnya saat menghadapi Lazio dalam lanjutan Liga Italia. Pertandingan yang digelar di Allianz Stadium pada Senin (9/2/2026) dini hari WIB itu berakhir dengan skor imbang 2-2.
Kesalahan Menterjemahkan Perintah
Juventus sempat tertinggal dua gol lebih dulu melalui lesakan Pedro dan Gustav Isaksen. Namun, Weston McKennie dan Pierre Kalulu berhasil menyelamatkan timnya dari kekalahan dan menyumbangkan satu poin.
Hasil imbang ini setidaknya patut disyukuri oleh Juventus, mengingat performa mereka yang kurang memuaskan pada beberapa hari sebelumnya. Tim berjuluk Si Nyonya Tua itu baru saja dilumat Atalanta dengan skor 0-3 di ajang Coppa Italia.
“Ini mungkin kesalahan dari tuntutan yang diberikan kepada para pemain ini,” ujar Spalletti kepada DAZN Italia.
Spalletti menjelaskan bahwa dirinya meminta para pemain untuk segera memainkan bola yang berhasil direbut kembali, bukan sekadar menendangnya. Ia ingin timnya mampu bermain baik di bawah tekanan dan meningkatkan kualitas permainan.
“Pada periode ini, saya meminta mereka untuk segera memainkan setiap bola yang direbut kembali, bukan untuk menendangnya begitu saja, jadi kami harus mencoba bermain dengan baik di bawah tekanan, dan menambahkan lebih banyak kualitas pada permainan sepakbola kami,” sambungnya.
Mantan pelatih Napoli dan Inter Milan itu menegaskan bahwa ketika tuntutan yang diberikan begitu besar, hal tersebut berarti mengantisipasi situasi berbahaya serta melihat potensi positif dan negatif dari setiap skenario secara bersamaan.
Posisi Klasemen Juventus
Saat ini, Juventus menempati posisi keempat klasemen sementara Liga Italia dengan mengoleksi 46 poin. Mereka tertinggal 12 poin dari Inter Milan yang kokoh di puncak klasemen.
Video terkait: Jay Idzes Blunder, Sassuolo Dihajar Juventus 0-3





