Sepakbola

Liam Rosenior Tak Kaget Arsenal Kehilangan Poin di Kandang Wolves

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, menyatakan tidak terkejut dengan hasil imbang yang diraih Arsenal saat bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers. Menurutnya, kegagalan The Gunners meraih kemenangan bukan disebabkan oleh sikap jemawa.

Arsenal Gagal Pertahankan Keunggulan

Arsenal harus puas dengan hasil imbang 2-2 melawan Wolves di Stadion Molineux pada Kamis (19/2) dini hari WIB. Tim asuhan Mikel Arteta sempat unggul dua kali dalam pertandingan tersebut. Bukayo Saka membuka keunggulan Arsenal di menit-menit awal pertandingan. Keunggulan tersebut digandakan oleh Pedro Hincapie di awal babak kedua. Namun, Wolves berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Hugo Bueno, sebelum Tom Edozie mencetak gol penyama kedudukan di akhir masa injury time.

Hasil ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat perbedaan posisi kedua tim di klasemen Liga Inggris. Wolves menghuni dasar klasemen, sementara Arsenal memimpin puncak klasemen. Secara teori, Arsenal seharusnya dapat dengan mudah mengalahkan tim berjuluk Serigala tersebut.

Liga Inggris Sangat Ketat

Liam Rosenior menilai hasil imbang Arsenal melawan Wolves menjadi bukti betapa ketat dan beratnya persaingan di Liga Inggris musim ini. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi bagi Chelsea untuk mencapai target mereka.

“Saya kira itu bukan sikap jemawa. Saya pikir Wolves tampil luar biasa pada pertandingan kemarin. Saya menonton pertandingannya,” ujar Rosenior, seperti dikutip dari BBC Sport.

“Sekarang ini liganya sangat ketat. Setiap tim bisa mengalahkan tim manapun. Itulah mengapa liganya sangat ketat dalam kaitannya dengan poin di antara tim-tim kontestan,” tambahnya.

Rosenior menambahkan bahwa fokus utama timnya adalah pada penampilan mereka sendiri. Ia ingin Chelsea dapat tampil konsisten, terlepas dari siapa lawan yang dihadapi.

“Apa yang harus kami lakukan adalah fokus pada penampilan diri sendiri. Kami harus memastikan bahwa kami mempersiapkan diri sendiri dengan tepat, tapi apa yang saya ingin lakukan adalah kami jadi konsisten, entah kami bermain melawan Wolves, atau melawan Burnley pada besok, Manchester City, Arsenal, proses kami tetap sama, dan harus jadi konsisten di dalam performa,” pungkas pelatih berusia 41 tahun itu.