Badminton

Lee Zii Jia Bidik Peringkat 20 Besar Dunia, Indonesia Masters Jadi Titik Balik

JAKARTA – Pebulutangkis tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, menargetkan untuk menembus peringkat 20 besar dunia pada tahun 2026 ini. Turnamen Indonesia Masters 2026 menjadi momentum penting baginya untuk bangkit setelah periode sulit tahun lalu.

Perjalanan Penuh Tantangan di 2025

Tahun 2025 menjadi periode yang suram bagi Lee Zii Jia. Ia hanya mampu berpartisipasi dalam lima turnamen tanpa sekalipun meraih gelar juara. Capaian terbaiknya adalah mencapai perempat final di Orleans Masters 2025.

Memulai tahun 2026, performanya belum menunjukkan peningkatan signifikan. Ia hanya mampu mencapai babak 32 besar di Malaysia Open dan India Open 2026. Namun, di Indonesia Masters 2026, Lee Zii Jia berhasil melangkah ke babak 16 besar.

Kemenangan penting diraihnya atas Prannoy H.S. dari India dengan skor 21-19, 21-11. Kemenangan ini menjadi penanda kebangkitan bagi pemain yang kini menempati peringkat 103 dunia tersebut.

Kemenangan Berarti dan Persiapan Matang

Lee Zii Jia mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut. “Menurut saya ini adalah kemenangan yang sangat berarti bagi saya. Terutamanya setelah hampir satu tahun dari kemenangan saya sebelumnya (Maret 2025 di Orleans Masters). Ini adalah kemenangan yang sangat berarti bagi saya,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemenangan ini merupakan sebuah terobosan. “Ya, pasti. Ini adalah breakthrough dan permulaan bagi saya,” lanjutnya.

Pemain berusia 27 tahun ini mengakui bahwa cedera berulang menjadi kendala utama tahun lalu, memaksanya absen di beberapa turnamen dan bahkan mengajukan proteksi peringkat kepada BWF.

“Seperti yang saya katakan, banyak yang terjadi tahun lalu. Saya tidak memiliki pengalaman untuk mengatasi semua masalah yang telah terjadi. Tetapi saya masih bisa melewati semua masalah ini. Berdiri di sini dan bermain di Indonesia Masters lagi. Seperti yang saya katakan, saya siap untuk setiap challenge yang ada,” ungkap Lee Zii Jia.

Target 20 Besar Dunia dan Dukungan Tim

Meskipun menyadari sulitnya, Lee Zii Jia tetap mematok target ambisius untuk menembus 20 besar dunia. Ia didukung penuh oleh tim yang lengkap, termasuk pelatih teknik, fisik, dan fisioterapi yang mendampinginya di setiap turnamen.

“Tentu saja ada banyak hal yang perlu saya cari kembali di pertandingan. Itulah sebabnya saya mencoba di semua turnamen di Januari. Kepercayaan dan momentum di lapangan, perlu saya cari di turnamen. Saya harus mencoba kembali di turnamen dan di pertandingan,” jelasnya.