Sepakbola

Komentar Araujo soal Julian Alvarez Panaskan Duel Atletico Madrid vs Barcelona di Copa del Rey

Jakarta – Pernyataan bek Barcelona, Ronald Araujo, mengenai penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, memicu ketegangan menjelang duel kedua tim di semifinal Copa del Rey. Kubu Los Rojiblancos dilaporkan merasa tersinggung dengan ucapan Araujo.

Araujo Puji Alvarez, Atletico Merasa Tak Dihargai

Ketegangan ini bermula dari sebuah wawancara yang melibatkan Araujo. Saat ditanya mengenai Julian Alvarez, bek asal Uruguay itu memberikan pujian setinggi langit. Ia menyatakan akan menyambut Alvarez di Camp Nou dengan tangan terbuka.

“Buat saya, Julian adalah pemain hebat. Bagi saya, salah satu striker terbaik di dunia, dan yang terbaik harus ada di klub terbaik, yaitu kami,” ujar Araujo dalam wawancara dengan Mundo Deportivo.

Menurut laporan yang beredar, komentar tersebut tidak diterima dengan baik oleh skuad Atletico Madrid. Para pemain Atletico menilai ucapan Araujo sebagai tindakan yang tidak sopan dan kurang menghargai.

Atletico Jadikan Komentar Araujo sebagai Motivasi

Situasi ini diperkirakan akan menjadi ‘bahan bakar’ tambahan bagi Atletico Madrid saat menjamu Barcelona di leg pertama semifinal Copa del Rey yang akan digelar di Stadion Metropolitano pada Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Tekad untuk membuktikan diri tampaknya semakin membara di kubu tuan rumah.

Komentar Araujo muncul di tengah spekulasi yang berkembang mengenai masa depan Julian Alvarez di Atletico. Barcelona disebut-sebut menjadi salah satu klub yang menunjukkan minat untuk merekrut penyerang asal Argentina tersebut.

Performa Alvarez dan Kontraknya di Atletico

Julian Alvarez sendiri masih terikat kontrak dengan Atletico Madrid hingga tahun 2030. Namun, performanya belakangan ini menjadi sorotan karena mengalami paceklik gol di kompetisi domestik.

Penyerang berusia 26 tahun itu terakhir kali mencetak gol di La Liga pada awal November, saat Atletico meraih kemenangan 3-0 atas Sevilla. Sejak saat itu, ia telah tampil dalam 19 pertandingan di berbagai kompetisi, namun hanya mampu mencetak tiga gol, yang semuanya tercipta di Liga Champions.