Sepakbola

Kiper Barcelona Akui Pertahanan Rapuh Usai Kalah dari Girona

Girona – Kiper Barcelona, Joan Garcia, mengakui timnya perlu melakukan perbaikan signifikan pada lini pertahanan setelah menelan kekalahan 1-2 dari Girona dalam lanjutan LaLiga. Garcia menilai Blaugrana kebobolan terlalu mudah dalam pertandingan yang digelar di Stadion Montilivi pada Selasa (17/2/2026) dini hari WIB.

Kekalahan Beruntun dan Lini Belakang yang Disorot

Barcelona sejatinya sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Pau Cubarsi. Namun, Girona berhasil membalikkan keadaan melalui gol-gol dari Thomas Lemar dan Fran Beltran. Kekalahan ini menandai dua hasil minor beruntun bagi Barcelona, setelah sebelumnya mereka dibungkam Atletico Madrid dengan skor telak 0-4 pada leg pertama semifinal Copa del Rey empat hari sebelumnya.

Performa lini belakang Barcelona pun menjadi sorotan tajam. Hingga kini, tim asal Catalan tersebut baru mencatatkan 12 clean sheet dari 38 pertandingan yang telah dilakoni, dengan rata-rata kebobolan 46 gol. Hal ini mengindikasikan bahwa gawang Barcelona selalu berhasil dijebol dalam setiap pertandingan jika dirata-ratakan.

Analisis dan Harapan Garcia

Menanggapi situasi tersebut, Joan Garcia menyatakan bahwa para penjaga gawang telah berusaha maksimal untuk menahan setiap tembakan yang mengarah ke gawang mereka. Namun, ia mengakui bahwa jumlah peluang yang tercipta untuk lawan melebihi ekspektasi.

“Kami para kiper berusaha menyelamatkan semua tembakan yang datang ke arah kami. Sayangnya, ada lebih banyak peluang daripada yang kami inginkan hari ini. Penyelamatan saya tak berarti banyak jika kami tidak meraih poin,” ujar Garcia, seperti dikutip dari Tribuna.

Lebih lanjut, Garcia menekankan perlunya peningkatan performa tim secara keseluruhan, terutama dalam hal pertahanan.

“Saya pikir kami perlu meningkatkan performa. Kami terlalu mudah kebobolan. Kami perlu menganalisis ini. Kami memiliki waktu rehat (sekitar) satu minggu tanpa laga di tengah pekan. Ini akan membantu kami menyelesaikan semuanya dan bekerja secara efektif,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa tim perlu tetap tenang dan fokus pada perbaikan.

“Kami perlu tetap tenang dan berusaha meningkatkan performa. Situasi di lini belakang terlihat sedikit lebih baik. Kami melakukan pressing dengan baik dalam positional defence. Saat kehilangan bola, kami tak mampu mematahkan serangan dan melakukan pelanggaran di separuh lapangan lawan. Itulah yang mereka lakukan terhadap kami,” tegasnya.

Jadwal Berikutnya

Barcelona kini memiliki waktu enam hari untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi Levante pada pekan ke-25 Liga Spanyol, yang dijadwalkan pada Minggu (22/2) pukul 22.15 WIB. Saat ini, Barcelona menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan mengoleksi 58 poin dari 24 pertandingan, terpaut dua poin dari pemuncak klasemen, Real Madrid.