Sepakbola

Khabib Nurmagomedov Bela Xabi Alonso, Kritik Keras Pemain Real Madrid

Mantan juara UFC, Khabib Nurmagomedov, turut angkat bicara mengenai pemutusan hubungan kerja antara Real Madrid dengan pelatih Xabi Alonso. Alih-alih bersimpati pada klub, Khabib justru melontarkan kritik tajam terhadap sikap para pemain Los Blancos.

Alonso Dipecat Pasca Kekalahan di Final Piala Super Spanyol

Keputusan Real Madrid untuk mengakhiri kerja sama dengan Xabi Alonso diumumkan pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Pemberhentian ini terjadi tak lama setelah Vinicius Junior dan kawan-kawan menelan kekalahan dari Barcelona dalam laga final Piala Super Spanyol.

Spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa Alonso meninggalkan Santiago Bernabeu karena kurangnya dukungan penuh dari manajemen klub. Pelatih berusia 44 tahun itu juga dikabarkan gagal mengendalikan ruang ganti tim. Laporan menyebutkan mayoritas pemain Real Madrid tidak menyukai metode latihan Alonso yang menerapkan disiplin ketat.

Hanya segelintir pemain, seperti Thibaut Courtois, Rodrygo, dan Jude Bellingham, yang diyakini masih memberikan dukungan penuh kepada eks pelatih Bayer Leverkusen tersebut.

Khabib: Ganti Pemain, Bukan Pelatih

Khabib Nurmagomedov, yang dikenal sebagai penggemar berat Real Madrid, menyayangkan sikap pemain yang dianggapnya membangkang dan tidak mau mengikuti instruksi Alonso. Melalui unggahan di Insta Story-nya dalam bahasa Rusia, Khabib menyatakan pandangannya.

“Jika Anda datang ke gym atau ke lapangan, tidak masalah apakah Anda seorang petarung atau pemain sepakbola – pelatih kepala yang bertanggung jawab. Namun jika suasana di dalam tim Anda tidak memungkinkan semua orang untuk mengikuti instruksi Anda, maka Anda jelas tidak berada di jalur yang benar,” tulis Khabib.

Ia melanjutkan, “Saya percaya Alonso termasuk di antara 3 pelatih terbaik dalam sepakbola modern. Jika sebuah tim tidak bekerja sama dengannya, Anda perlu mengganti pemain, bukan pelatih.”

Lebih lanjut, Khabib menegaskan bahwa ia yakin tidak ada pelatih yang mampu mengatasi skuad Real Madrid saat ini. “Anda perlu menyingkirkan pemain-pemain yang tidak konsisten,” tegasnya.

Kritik Soal Loyalitas dan Janji Klub

Khabib juga menyindir Real Madrid yang dinilainya tidak memiliki loyalitas. Ia mengingatkan bahwa klub tersebut sempat memohon-mohon agar Xabi Alonso bersedia bergabung musim lalu.

“Tidak ada yang namanya loyalitas. 1 tahun lalu mereka memohon-mohon kepadanya, kini mereka mendepaknya hanya karena bocah-bocah badung. Xabi, kamu adalah yang TERBAIK!” ungkap Khabib, merujuk pada pernyataan yang diunggah ulang oleh akun Madrid Xtra di Twitter.

Komentar Khabib ini menyoroti isu disiplin dan loyalitas dalam dunia sepak bola profesional, khususnya terkait dengan dinamika antara pelatih dan pemain di klub sebesar Real Madrid.