Sepakbola

Jose Mourinho Akui Tertekan Pasca Kontroversi Laga Benfica vs Real Madrid

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, mengakui bahwa dirinya menghadapi tekanan yang signifikan pasca insiden dalam pertandingan Liga Champions melawan Real Madrid pada Selasa lalu. Ia juga menjadi sorotan publik atas komentar-komentarnya setelah laga tersebut.

Insiden dan Komentar Mourinho

Pertandingan yang berlangsung di Lisbon tersebut berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Real Madrid. Keributan terjadi setelah Vinicius Junior berhasil mencetak gol ke gawang tuan rumah. Penyerang asal Brasil itu melaporkan kepada wasit bahwa ia menjadi korban hinaan bernada rasisme dari Gianluca Prestianni. Sebelumnya, Vinicius juga telah menerima cibiran dari para suporter Benfica karena selebrasi golnya yang dianggap berlebihan.

Mourinho sendiri menuding Vinicius merayakan gol dengan cara yang dinilai tidak menghormati lawan. Ia juga menyatakan bahwa ada sesuatu yang salah dengan Vinicius karena cibiran terhadapnya selalu muncul di setiap stadion yang ia kunjungi.

Komentar Mourinho tersebut menuai kritik keras dari berbagai pihak. Ia dituding bersikap munafik dan tidak melakukan introspeksi diri.

Mourinho Ungkapkan Perasaan Lewat Kanal Resmi Benfica

Menjelang pertandingan Liga Portugal melawan AVS, Mourinho tidak mengadakan konferensi pers seperti biasanya. Ia memilih untuk menyampaikan perasaannya melalui kanal resmi Benfica pada Jumat (20/2). Dikutip dari Sky Sports, Mourinho mengungkapkan apa yang ia rasakan pasca laga tersebut.

“Laga itu sangat menuntut dalam setiap aspek. Hingga menit ke-50 (momen gol Vinicius), itu adalah laga yang hebat, dengan intensitas maksimal, baik dari segi fisik maupun taktik, dan dalam hal konsentrasi yang harus kami miliki untuk bermain di level itu,” ujar Mourinho.

“Namun, saya juga tak bisa mengabaikan bahwa, dari menit ke-51 hingga sekarang – dan tak akan berakhir di sini – secara emosional tak mudah menghadapi semua yang telah terjadi dan terus terjadi.”

“Tetapi ada laga besok (Sabtu), Laga penting, laga yang, untuk ambisi dan impian kami, sangat penting untuk dimenangkan. Kami harus tetap fokus dan berusaha tampil di level tertinggi,” jelasnya.

Fokus ke Leg Kedua

Setelah menghadapi AVS, Benfica dijadwalkan akan bertandang ke Madrid untuk menjalani leg kedua Liga Champions pada Kamis depan. Mourinho dipastikan tidak dapat mendampingi timnya dari pinggir lapangan karena mendapat kartu merah pada leg pertama setelah memprotes keputusan wasit.