IHWAL.ID – Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, dijadwalkan akan menghadapi ujian berat saat bertemu wakil tuan rumah, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, dalam babak awal turnamen PETRONAS Malaysia Open 2026. Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis, pertandingan kategori Super 1000 ini akan menjadi ajang pembuktian konsistensi bagi kedua pasangan di awal musim kompetisi tahun 2026.
Dominasi Rekor Pertemuan Chen-Toh
Keunggulan psikologis saat ini berada di pihak pasangan Malaysia mengingat catatan pertemuan yang cukup kontras. Dilansir dari data Head to Head resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Chen Tang Jie/Toh Ee Wei memimpin telak dengan skor 6-0 atas Jafar/Felisha dalam enam pertemuan terakhir mereka di berbagai ajang internasional.
Statistik menunjukkan bahwa pasangan tuan rumah memiliki poin kemenangan yang jauh lebih tinggi dibandingkan wakil Indonesia. Berdasarkan data teknis, Chen/Toh telah mengumpulkan total 316 poin kemenangan, sementara Jafar/Felisha mencatatkan 269 poin selama pertemuan mereka, yang menegaskan dominasi pasangan Malaysia tersebut di lapangan.
Kilas Balik Persaingan Musim 2025
Pertemuan terakhir kedua pasangan terjadi pada pengujung tahun 2025 yang lalu dalam ajang bergengsi HSBC BWF World Tour Finals 2025. Pada pertandingan yang berlangsung di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium tersebut, Jafar/Felisha sempat memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya kalah dalam pertarungan tiga gim.
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 21-17, 14-21, dan 15-21 untuk kemenangan Chen/Toh dalam durasi waktu 65 menit. Kekalahan ini menambah panjang catatan negatif Jafar/Felisha setelah sebelumnya mereka juga takluk di partai final SATHIO GROUP Australian Open 2025 pada November 2025 dengan skor telak 16-21 dan 11-21 hanya dalam waktu 42 menit.
Kesenjangan Peringkat Dunia yang Signifikan
Tantangan bagi wakil Indonesia semakin nyata jika melihat perbandingan posisi mereka di tabel peringkat dunia saat ini. Pasangan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei kini bertengger kokoh di peringkat 4 dunia, yang menjadikan mereka salah satu favorit juara di hadapan pendukungnya sendiri di Axiata Arena.
Di sisi lain, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu saat ini menempati peringkat 10 dunia BWF. Meskipun terpaut enam peringkat, performa Jafar/Felisha sepanjang tahun lalu menunjukkan grafik yang cukup stabil sehingga laga pembuka di Malaysia Open 2026 ini diprediksi akan tetap menyajikan reli-reli menarik dan strategi tinggi dari kedua belah pihak.
Kemenangan dalam laga ini akan sangat krusial bagi Jafar/Felisha untuk memutus tren negatif sekaligus memperbaiki rekor pertemuan mereka. Sebaliknya, bagi Chen/Toh, kemenangan akan mempertegas status mereka sebagai penguasa ganda campuran di kawasan Asia Tenggara pada awal tahun ini.






