Sepakbola

Insiden Rasial Liga Champions: Prestianni Didesak Bicara Langsung ke Vinicius Junior

Pemain muda Benfica, Gianluca Prestianni, menjadi sorotan menyusul dugaan aksi rasial terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga Liga Champions di Estádio da Luz, Lisbon, Portugal. Insiden ini memicu perdebatan, dengan Prestianni didesak untuk bersikap lebih terbuka dalam menyampaikan keluhannya.

Detik-detik Insiden

Pertandingan antara Benfica dan Real Madrid berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan tim tamu. Usai mencetak gol, Vinicius Junior melakukan selebrasi di salah satu sudut lapangan. Saat kembali ke tengah lapangan, terjadi friksi antara Vinicius dan Prestianni. Dalam rekaman video, Prestianni terlihat menutup mulutnya dengan jersey sambil mengucapkan sesuatu kepada Vinicius.

Vinicius Junior bereaksi cepat dengan mendatangi wasit dan melaporkan dugaan ejekan bernada rasial berupa panggilan “monyet” yang dilontarkan oleh Prestianni. Kejadian ini sontak menjadi perhatian publik dan media.

Komentar Mantan Pemain

Mantan pemain Real Madrid, Jese Rodriguez, turut memberikan pandangannya mengenai insiden tersebut. Ia menekankan pentingnya komunikasi langsung antar pemain dalam menghadapi situasi panas di lapangan.

“Ada banyak perdebatan. Bersembunyi di balik kostummu dan mengatakan sesuatu kepada seorang pemain… jika ada yang ingin Anda katakan, katakan saja secara langsung. Pernah terjadi pada saya, ketika saya merasa kesal, saya akan mengatakannya secara terang-terangan,” ujar Jese seperti dilansir oleh As.

Jese juga menyatakan keyakinannya terhadap laporan Vinicius Junior, mengindikasikan bahwa pemain asal Brasil itu tidak akan membuat tuduhan tanpa dasar.

“Saya rasa Vinicius tidak akan membuat keributan hanya karena dia sedang ingin melakukannya. Jika dia mengatakannya, itu karena hal tersebut memang benar terjadi,” tambahnya.

Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi terkait isu rasialisme dalam dunia sepak bola, yang terus menjadi perhatian serius dari berbagai pihak.