Turnamen bulutangkis bergengsi, Indonesia Masters 2026, dijadwalkan bergulir pada 20-25 Januari mendatang. Ajang yang merupakan bagian dari seri BWF World Tour Super 500 ini selalu menyajikan persaingan ketat antar negara. Sejak pertama kali digelar pada 2010, beberapa negara telah menorehkan sejarah sebagai yang tersukses di turnamen ini.
Dominasi Tuan Rumah Indonesia
Indonesia, sebagai tuan rumah, memimpin daftar negara tersukses dengan total 29 gelar juara. Kontribusi terbesar datang dari sektor ganda putra yang menyumbangkan 12 gelar. Sektor lainnya juga turut menyumbang gelar, termasuk 8 gelar tunggal putra, 1 gelar tunggal putri, 2 gelar ganda putri, dan 6 gelar ganda campuran. Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi penyumbang gelar terbanyak bagi Indonesia dengan empat trofi, diikuti oleh Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang meraih tiga gelar.
China dan Jepang Sebagai Pesaing Kuat
Di posisi kedua, China berhasil mengumpulkan 20 gelar juara. Sektor ganda campuran menjadi penyumbang terbanyak dengan 7 gelar, disusul oleh ganda putri dan tunggal putri yang masing-masing meraih 6 gelar, serta 1 gelar tunggal putra. Pasangan ganda campuran Zheng Siwei/Huang Yaqiong menjadi yang tersukses dari China dengan lima gelar, sekaligus memegang rekor gelar terbanyak individu sepanjang sejarah Indonesia Masters.
Jepang menempati peringkat ketiga dengan total 7 gelar. Mayoritas gelar berasal dari sektor ganda putri (4 gelar), sementara tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran masing-masing menyumbang satu gelar. Ganda putri Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, berhasil meraih tiga gelar. Kento Momota menyumbang satu gelar tunggal putra, dan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi menjuarai ganda putra pada edisi 2021.
Negara Lain yang Meraih Gelar
Thailand berada di urutan keempat dengan 6 gelar, didominasi oleh sektor tunggal putri (4 gelar), serta masing-masing satu gelar di ganda campuran dan tunggal putra. Ratchanok Intanon menjadi pemain tunggal putri tersukses dengan tiga gelar.
Korea Selatan menyusul dengan 5 gelar, terdiri dari 2 gelar tunggal putri, 1 gelar ganda putra, dan 2 gelar ganda putri. An Se-young meraih dua gelar tunggal putri pada 2021 dan 2023. Ganda putra Kim Gi-jung/Kim Sa-rang menjuarai turnamen pada 2012, sementara ganda putri Chae Yoo-jung/Kim So-yeong (2016) dan Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong (2025) juga meraih gelar.
Denmark tercatat meraih 3 gelar, seluruhnya dari sektor tunggal putra. Anders Antonsen menjadi juara pada 2019 dan 2024, sementara Viktor Axelsen meraih gelar pada 2022.
India dan Malaysia masing-masing mengoleksi 2 gelar. India meraih gelar di tunggal putra (Prannoy H.S., 2014) dan tunggal putri (Saina Nehwal, 2019). Malaysia meraih gelar di ganda putra (Man Wei Chong/Tee Kai Wun, 2025) dan ganda putri (Vivian Hoo Kah Mun/Woon Khe Wei, 2011).
Terakhir, Chinese Taipei meraih 1 gelar melalui Tai Tzu-ying di sektor tunggal putri pada tahun 2018.
Perhelatan Indonesia Masters 2026 diprediksi akan kembali menyajikan persaingan sengit dari para pebulutangkis terbaik dunia.






