Sepakbola

Igor Tudor Ditunjuk Jadi Manajer Interim Tottenham Hotspur Hingga Akhir Musim

London – Tottenham Hotspur secara resmi mengumumkan penunjukan Igor Tudor sebagai manajer interim klub hingga akhir musim kompetisi 2025/2026. Keputusan ini diambil menyusul performa buruk tim di bawah asuhan pelatih sebelumnya, Thomas Frank, yang akhirnya dipecat.

Harapan Bangkitkan Lilywhites

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Tottenham melalui situs resmi mereka pada Sabtu (14/2/2026) malam WIB. Tudor, yang berasal dari Kroasia, diharapkan dapat membawa perubahan positif dan membangkitkan performa Tottenham Hotspur, yang saat ini terpuruk di papan bawah klasemen Liga Inggris.

Debut Tudor sebagai nakhoda baru Tottenham akan langsung diuji dalam laga krusial melawan rival sekota, Arsenal, dalam Derby London Utara pada pekan mendatang. Pertandingan ini menjadi tolok ukur awal bagi efektivitas Tudor dalam menangani tim.

Tudor Penuh Optimisme

Pria berusia 40-an tahun itu mengungkapkan antusiasmenya menyambut kesempatan melatih salah satu klub besar di Inggris. Ia menyatakan keyakinan penuh terhadap kualitas para pemain yang ada di dalam skuad Tottenham.

“Merupakan suatu kehormatan untuk bergabung dengan klub di momen krusial seperti ini,” ujar Tudor seperti dikutip dari ESPN. “Saya memahami tanggung jawab yang telah diberikan kepada saya dan fokus saya jelas, yakni tim tampil konsisten dan punya keyakinan bisa bersaing di setiap pertandingan.”

Tudor menambahkan, “Ada banyak pemain berkualitas di skuad ini, dan tugas saya adalah untuk mengorganisirnya, memberinya energi, dan mendapatkan hasil yang lebih baik dengan cepat.”

Posisi Tottenham dan Catatan Karier Tudor

Saat ini, Tottenham Hotspur menempati posisi ke-16 klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 29 poin. Mereka hanya unggul lima angka dari zona degradasi, menunjukkan betapa gentingnya situasi yang dihadapi klub asal London Utara tersebut.

Penunjukan ini menjadikan Tottenham sebagai klub ke-11 yang ditangani oleh Tudor sepanjang karier kepelatihannya. Menariknya, Tudor memiliki rekam jejak yang tidak pernah bertahan lebih dari dua musim di satu klub.

“Tujuan kami jelas – membuat performa lebih stabil, memaksimalkan kualitas di skuad ini, dan bersaing secara kompetitif di Premier League serta Liga Champions,” tegas Tudor, memaparkan targetnya bersama Tottenham.

Sebelumnya, Igor Tudor sempat dikaitkan dengan kepelatihan di Juventus, namun klub Italia tersebut akhirnya memilih untuk menunjuk Massimo Brambilla sebagai pelatih interim menggantikan Tudor.