London – Igor Tudor telah resmi memulai tugasnya sebagai manajer baru Tottenham Hotspur. Namun, pria asal Kroasia itu mengaku tidak merasakan kenikmatan pada hari pertamanya memimpin klub asal London Utara tersebut. Keputusan Tottenham Hotspur untuk mengakhiri kerja sama dengan Thomas Frank lebih awal diambil menyusul performa buruk tim di Liga Inggris. The Lilywhites tertahan di peringkat ke-16 klasemen dengan hanya mengumpulkan 29 poin, sehingga rentan terhadap ancaman degradasi.
Tudor Ditunjuk Sebagai Suksesor Frank
Dalam upaya mendongkrak performa tim, Spurs bergerak cepat menunjuk manajer baru. Igor Tudor, yang sedang menganggur pasca meninggalkan Juventus, dipilih untuk mengisi posisi juru taktik. Tudor dilaporkan telah berada di London untuk segera memulai tugasnya.
Fokus pada Pekerjaan, Bukan Kenikmatan
Menjelang debutnya bersama Tottenham, Tudor ditanya mengenai kesan hari pertamanya bekerja. Ia dengan tegas menyatakan bahwa fokus utamanya adalah pekerjaan, bukan menikmati momen.
“Tidak, saya tidak menikmatinya. Karena saya di sini bukan untuk menikmati sesuatu. Saya di sini untuk bekerja,” tegas Tudor seperti dikutip dari Standard. Ia menambahkan, “Jadi, rasa senang itu hanya ada di momen pertama, setelah itu ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Menyenangkan dan sebuah kehormatan bisa berada di klub yang luar biasa ini.”
Debut Berat Melawan Arsenal
Tottenham Hotspur akan menghadapi ujian berat di laga debut Tudor. Pada Minggu (22/2/2026) malam WIB, Spurs akan menjamu rival sekota, Arsenal, di Tottenham Hotspur Stadium. Pertanyaan besar pun muncul, mampukah Igor Tudor memulai era kepelatihannya dengan kemenangan dalam Derby London Utara?





