Sepakbola

Hansi Flick Soroti Pertahanan Barcelona: Perlu Latihan Bola Mati Lebih Gencar

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyoroti sektor pertahanan timnya yang dinilai masih lemah dalam mengantisipasi bola-bola mati. Pernyataan ini muncul setelah Barcelona meraih kemenangan tipis 4-2 atas Slavia Praha dalam lanjutan Liga Champions, di mana seluruh gol tuan rumah tercipta dari situasi sepak pojok.

Kelemahan Pertahanan Barcelona

Statistik mencatat Barcelona telah kebobolan sebanyak 13 gol dalam 7 pertandingan Liga Champions. Lebih mengkhawatirkan lagi, ini adalah kali pertama dalam sejarah klub, gawang Blaugrana kebobolan dalam 10 pertandingan Eropa secara beruntun. Hansi Flick mengakui bahwa banyaknya gol yang bersarang ke gawang timnya menjadi titik lemah yang perlu segera dibenahi.

Pelatih asal Jerman ini secara khusus menyoroti kelengahan para pemainnya, termasuk Robert Lewandowski, yang kerap kalah postur dalam duel udara. “Kami tidak punya banyak waktu untuk melatihnya, tetapi kami telah membicarakannya. Di Praha berbeda. Saya tidak ingin membuat alasan, tetapi cuacanya sangat dingin dan mereka memiliki pemain yang sangat tinggi,” ujar Flick, dilansir dari Mundo Deportivo.

Flick menambahkan, “Pada gol kedua, Lewandowski tidak punya waktu untuk bereaksi. Penting untuk berada di posisi yang baik, dan kami telah membahasnya. Di Barca, kami biasanya tidak memiliki pemain tinggi, dan mereka selalu mampu mengatasinya.”

Fokus dan Konsentrasi 90 Menit

Lebih lanjut, Flick menekankan pentingnya fokus dan konsentrasi selama 90 menit penuh pertandingan. “Kami telah melakukan beberapa kesalahan, dan itulah mengapa gol-gol tercipta. Mungkin kami perlu lebih fokus, selama 90 menit penuh,” tegasnya.

Meskipun Barcelona saat ini memuncaki klasemen LaLiga, Flick menilai timnya belum mencapai performa puncak. Ia berjanji akan terus bekerja keras untuk memperbaiki kelemahan yang ada, terutama dalam menghadapi situasi bola mati yang terbukti menjadi ancaman serius bagi pertahanan timnya.