Sepakbola

Gary Neville Usulkan Carlo Ancelotti Gantikan Michael Carrick di Manchester United

Mantan bek Manchester United, Gary Neville, menyarankan klub untuk tidak mempermanenkan Michael Carrick sebagai manajer, terlepas dari hasil akhir musim ini. Neville menilai hanya Carlo Ancelotti yang memiliki profil tepat untuk menangani tim berjuluk Setan Merah tersebut.

Carrick sebagai Manajer Interim

Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer interim Manchester United hingga akhir musim 2025/2026. Keputusan ini diambil setelah pemecatan Ruben Amorim pekan lalu. Carrick diharapkan mampu mengangkat performa tim yang dinilai jeblok sejak awal musim.

Ini bukan kali pertama Carrick menjabat sebagai manajer interim. Empat tahun lalu, ia juga sempat memegang posisi tersebut setelah Ole Gunnar Solskjaer dipecat. Kala itu, Carrick berhasil membawa MU meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Publik kini menantikan bagaimana kinerja Carrick dalam lima bulan ke depan. Jika ia berhasil membawa Manchester United lolos ke Liga Champions, bukan tidak mungkin posisinya akan dipertahankan.

Neville: MU Butuh Tangan Dingin dan Pengalaman

Namun, Gary Neville memiliki pandangan lain. Menurutnya, Manchester United membutuhkan sosok manajer yang bertangan dingin dan disegani oleh para pemain untuk menciptakan lingkungan yang kondusif. Ia beralasan bahwa sudah banyak pelatih yang piawai meracik taktik namun gagal menguasai ruang ganti.

Oleh karena itu, Neville menganggap Carlo Ancelotti sebagai kandidat paling ideal untuk menjadi manajer Manchester United selanjutnya.

“Jujur, saya sih lebih menunggu akhir musim ketika ada kandidat lain seperti Pochettino, Tuchel, dan Ancelotti,” ujar Neville seperti dilansir ESPN.

Neville menambahkan alasannya memilih Ancelotti.

“Saya sih maunya Ancelotti. Alasanya adalah karena dia sudah 66 tahun, dia mungkin lagi mendapat pekerjaan terbaik di duunia saat ini. Dia mungkin masih punya satu keinginan terakhir melatih klub,” lanjutnya.

Ia meyakini Ancelotti memiliki kualifikasi yang dibutuhkan.

“Jika ada satu sosok yang punya kesabaran, ketenangan, pengalaman Premier League, dialah orangnya.”