Manchester, Inggris – Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, menyuarakan pandangannya mengenai pencarian manajer baru klub berjuluk Setan Merah tersebut. Ia sepakat dengan pandangan Roy Keane bahwa klub harus memprioritaskan perekrutan pelatih yang benar-benar terbukti kualitasnya.
Manchester United saat ini tengah berada dalam masa transisi setelah memecat Ruben Amorim. Posisi manajer untuk sementara diisi oleh Michael Carrick sebagai pelatih interim. Sejauh ini, Carrick menunjukkan performa menjanjikan dengan membawa tim meraih dua kemenangan beruntun melawan Manchester City dan Arsenal.
Namun, Neville mengkhawatirkan kapasitas Carrick jika benar-benar diangkat menjadi manajer permanen pada musim panas mendatang. Senada dengan Roy Keane yang menilai Carrick masih minim pengalaman, Neville menekankan pentingnya rekam jejak kepelatihan yang solid.
Pentingnya Pengalaman dan Pembelajaran
Neville berpendapat bahwa untuk mengemban tugas di salah satu klub terbesar dunia dengan segala tekanannya, seorang manajer mutlak membutuhkan pengalaman bertahun-tahun.
“Kalau Anda akan melatih salah satu klub terbesar di dunia, dan mengatasi tekanan yang akan dihadapi, Anda harus punya pengalaman bertahun-tahun,” ujar Neville seperti dilansir Sky Sports.
Ia memberikan contoh bagaimana Mikel Arteta berkembang di bawah bimbingan Pep Guardiola di Manchester City. Neville menyarankan agar Manchester United mempertimbangkan skenario serupa, di mana Carrick dapat belajar dari manajer berpengalaman sebelum mengambil alih kendali penuh.
“Pikirkan apa yang (Mikel) Arteta lakukan di bawah Pep (Guardiola) di (Manchester) City. Kalau katakanlah (Luis) Enrique, (Thomas) Tuchel atau (Carlo) Ancelotti datang dan Michael di sana selama dua atau tiga tahun bersama orang itu dan kemudian naik, bagi saya itu rasanya tepat,” jelasnya.
Neville khawatir jika Carrick langsung diberi tanggung jawab penuh, hal itu justru akan menjadi bumerang.
“Saya kira menjadi manajer di Manchester United setelah empat bulan dan kemudian beberapa tahun di Middlesbrough itu malah berarti menyiapkan Michael untuk gagal,” tuturnya.
Menghindari Kesalahan Masa Lalu
Kekhawatiran terbesar Neville adalah terulangnya periode sulit bagi Manchester United.
“Kekhawatiran saya adalah kami akan berakhir dengan kembali menyaksikan mereka mengalami kehancuran dalam 18 bulan ke depan. Roda akan berputar, kita sudah pernah menyaksikan ini sebelumnya,” lanjutnya.
Oleh karena itu, Neville mendesak klub untuk segera mengambil langkah tegas.
“Manchester United harus mendapatkan manajer terbaik di kelasnya yang mereka bisa yang tersedia di musim panas dan menunjuk manajer itu saat ini juga,” tegas Neville.
Sebelumnya, Michael Carrick menyatakan bahwa timnya memang meraih kemenangan, namun ia mengingatkan agar tidak jemawa.
“Menang Iya, Jemawa Jangan,” ujar Carrick menanggapi dua kemenangan beruntun timnya.




