Turin – Komisi Disiplin Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menjatuhkan sanksi berat kepada dua petinggi Juventus, Damien Comolli dan Giorgio Chiellini, menyusul protes keras yang mereka lakukan terhadap wasit Federico La Penna dalam laga melawan Inter Milan. Hukuman ini dijatuhkan setelah Comolli terlibat konfrontasi berlebihan dengan wasit di lorong stadion saat jeda babak pertama.
Insiden tersebut terjadi tak lama setelah bek Juventus, Pierre Kalulu, menerima kartu merah. Damien Comolli dihukum larangan mendampingi tim hingga 31 Maret mendatang dan denda sebesar 150 ribu euro. Ia dinilai bersikap agresif dan sangat mengintimidasi wasit Federico La Penna di area menuju ruang ganti. Laporan menyebutkan Comolli juga berusaha melakukan kontak fisik, namun berhasil dicegah oleh staf pelatih Juventus, meskipun ia tetap meluapkan amarahnya di luar ruang ganti wasit.
Sementara itu, Giorgio Chiellini juga turut menerima sanksi. Ia dihukum larangan beraktivitas di dunia sepak bola hingga 27 Februari karena memprotes wasit dengan cara yang marah dan tidak sopan di lorong serta di luar ruang ganti.
Akibat insiden ini, Pierre Kalulu harus menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan menyusul kartu merah yang diterimanya. Dalam pertandingan tersebut, Inter Milan berhasil meraih kemenangan 3-2 atas Juventus. Hasil ini mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen Serie A dengan 61 poin, sementara Juventus tertahan di peringkat kelima dengan selisih 15 poin.




