Sepakbola

Drama Lisbon: Mourinho Akui Ketegangan Tertinggi Saat Benfica Lolos ke Playoff Liga Champions

Lisbon – Pelatih Jose Mourinho mengakui momen paling menegangkan dalam kariernya terjadi saat Benfica meraih kemenangan dramatis 4-2 atas Real Madrid, yang memastikan timnya lolos ke babak playoff 16 besar Liga Champions. Pertandingan penentu di matchday terakhir grup ini digelar di Lisbon pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.

Jalannya Pertandingan Penuh Drama

Real Madrid sempat unggul lebih dulu melalui gol Kylian Mbappe. Namun, Benfica berhasil membalikkan keadaan berkat gol Schjelderup dan penalti Pavildis di babak pertama. Schjelderup kembali mencatatkan namanya di papan skor pada awal babak kedua, namun Mbappe menyamakan kedudukan empat menit kemudian.

Puncak drama terjadi di detik-detik akhir pertandingan. Gol sundulan dari kiper Benfica, Turbin, memastikan kemenangan 4-2 untuk tuan rumah. Kemenangan ini krusial bagi Benfica untuk mengamankan posisi kedua di klasemen grup, yang merupakan batas akhir lolos ke babak playoff 16 besar.

Kartu Merah dan Kesadaran Mourinho

Laga berjalan sangat ketat dengan diwarnai dua kartu merah untuk pemain Real Madrid, Asencio dan Rodrygo, akibat akumulasi kartu kuning. Ketika Benfica unggul 3-2, Jose Mourinho sempat merasa kemenangan itu sudah cukup untuk mengamankan tiket playoff. Namun, ia segera menyadari bahwa selisih gol masih menjadi penentu.

“Saat 3-2 saya kira sudah cukup, ternyata tidak. Makanya saya meminta para pemain maju, termasuk Turbin untuk tuntaskan peluang terakhir,” ungkap Mourinho dilansir dari situs resmi UEFA. Ia menambahkan, “Sebelum-sebelumnya, setiap momen yang saya rasakan seperti de javu. Namun kali ini tidak, ini kali pertama.”

Amankan Tiket Playoff

Benfica akhirnya berhasil mengunci peringkat kedua dengan 9 poin, sama dengan Marseille yang berada di posisi ketiga. Namun, Benfica unggul selisih gol yang lebih baik (-2 berbanding -3). Marseille sendiri harus menelan kekalahan telak 0-3 dari Club Brugge di laga terakhir mereka.

“Saat pertandingan, semuanya seperti tidak cukup. Kami harus terus berusaha terus bikin gol, terus menekan,” tegas Mourinho. “Saya senang dengan sikap para pemain malam ini,” tutupnya.