Cristiano Ronaldo dikabarkan tidak puas dengan aktivitas transfer Al Nassr di bursa musim dingin Januari 2026, yang membuatnya mogok bermain. Padahal, klub telah menggelontorkan dana fantastis senilai Rp 7,9 triliun sejak kedatangan megabintang asal Portugal tersebut pada tahun 2023.
Persaingan Ketat di Saudi Pro League
Ketidakpuasan Ronaldo muncul di tengah persaingan ketat di puncak klasemen Saudi Pro League. Rival abadi Al Nassr, Al Hilal, baru saja memperkuat skuadnya dengan mendatangkan Karim Benzema. Kepindahan Benzema ke Al Hilal, yang juga dimiliki oleh Public Investment Fund (PIF) Kerajaan Arab Saudi, menambah amunisi bagi tim asuhan Jorge Jesus tersebut. Al Hilal kini memuncaki klasemen, unggul satu poin dari Al Nassr.
Investasi Besar Al Nassr untuk Ronaldo
Sejak Cristiano Ronaldo bergabung pada 2023, Al Nassr telah melakukan investasi besar-besaran untuk memperkuat tim. Total pengeluaran klub mencapai 400 juta Euro atau sekitar Rp 7,9 triliun. Sejumlah pemain top dunia telah didatangkan, termasuk Sadio Mane, Alex Telles, Marcelo Brozovic, dan yang terbaru, Joao Felix. Ronaldo sendiri juga dikabarkan memiliki saham di klub dan turut andil dalam keputusan transfer pemain.
Aktivitas Transfer yang Berbeda
Di bursa transfer musim dingin kali ini, Al Nassr hanya mendatangkan satu pemain, yaitu gelandang muda Irak, Haydeer Abdulkareem. Hal ini berbanding terbalik dengan Al Hilal yang tidak hanya mendapatkan Benzema, tetapi juga merekrut Pablo Mari dari Fiorentina seharga 2 juta Euro dan penyerang muda Prancis, Kader Meite, dari Rennes senilai 30 juta Euro.
Permintaan Ronaldo yang Belum Terwujud
Meskipun Al Nassr telah menghabiskan dana besar, performa tim belum mampu mengantarkan mereka meraih gelar juara. Laporan menyebutkan bahwa Cristiano Ronaldo pernah mengajukan permintaan untuk merekrut pemain top seperti Robert Lewandowski dan Mason Greenwood, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Drama baru ini menambah panas persaingan di Liga Arab Saudi, dengan sorotan tertuju pada hubungan antara Cristiano Ronaldo dan manajemen Al Nassr.






