JAKARTA, CNN Indonesia – Sebuah foto yang menampilkan momen pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan mega bintang sepak bola Cristiano Ronaldo kini terpajang di Ruang Oval, Gedung Putih. Foto tersebut memperlihatkan kedua tokoh dunia itu tengah berjabat tangan, dan kemunculannya sontak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Pertemuan antara Trump dan Ronaldo, yang akrab disapa CR7, sejatinya telah berlangsung pada pertengahan November 2025. Saat itu, Ronaldo bersama kekasihnya, Georgina Rodriguez, diundang langsung oleh Trump ke ruang kerjanya di Gedung Putih.
Momen ini menjadi balasan dari Trump atas hadiah jersey Tim Nasional Portugal bertanda tangan yang diberikan oleh Presiden Portugal, Marcelo Rebelo de Sousa, kepada Trump pada Juli 2025. Cristiano Ronaldo sendiri mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang diberikan oleh Trump dan Ibu Negara melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @cristiano, pada 20 November 2025.
Dalam unggahannya, Ronaldo menulis, “Terima kasih Bapak Presiden atas undangan dan sambutan hangat yang Bapak dan Ibu Negara berikan kepada saya dan calon istri saya, @georginagio. Kita berdua memiliki sesuatu yang berarti untuk diberikan, dan saya siap melakukan bagian saya sembari menginspirasi generasi-generasi mendatang untuk membangun masa depan yang didasari oleh keberanian, tanggung jawab, dan untuk perdamaian yang abadi.”
Pertemuan tersebut memiliki makna tersendiri bagi Cristiano Ronaldo. Kapten klub Al Nassr ini tercatat hampir 12 tahun tidak mengunjungi Amerika Serikat. Kunjungan terakhirnya ke Negeri Paman Sam adalah pada tahun 2014, saat ia masih membela Real Madrid dalam pertandingan melawan Manchester United.
Pajangan foto ikonik ini tidak hanya menjadi kenang-kenangan, tetapi juga merefleksikan jangkauan global Cristiano Ronaldo yang luar biasa. Pengaruhnya tidak hanya terbatas di dunia olahraga, tetapi juga merambah hingga ke lingkaran politik tertinggi.






