Dominik Szoboszlai menjadi sorotan setelah tendangan penaltinya gagal berbuah gol ke gawang Burnley dalam laga lanjutan Liga Inggris yang berakhir imbang 1-1 di Anfield, akhir pekan lalu. Meskipun demikian, pemain asal Hungaria itu menegaskan tidak gentar untuk kembali mengambil peran sebagai eksekutor penalti di pertandingan mendatang.
Liverpool Gagal Jauhi Manchester United
Hasil imbang melawan Burnley membuat Liverpool gagal menjauhkan jarak dengan Manchester United yang berada di posisi keempat klasemen sementara. The Reds kini mengoleksi 36 poin dari 22 pertandingan, hanya unggul satu poin dari Setan Merah.
Sebenarnya, Liverpool berpeluang unggul 2-0 di babak pertama jika saja tendangan penalti Szoboszlai pada menit ke-33 berhasil masuk. Namun, sepakan kerasnya justru membentur mistar gawang.
Kegagalan Penalti Kedua Szoboszlai
Ini merupakan kegagalan penalti kedua bagi Szoboszlai dari total 22 kali ia dipercaya menjadi algojo sepanjang kariernya. Di Liverpool sendiri, Szoboszlai baru dua kali menjadi penendang penalti, termasuk gol tunggal yang membawa timnya menang 1-0 atas Inter Milan bulan lalu.
Kegagalan penalti ini menambah sorotan terhadap Szoboszlai, terutama setelah insiden serupa sepekan sebelumnya. Saat itu, ia dikritik karena dianggap bermain-main di kotak penalti yang berujung pada gol balasan Barnsley di ajang Piala FA.
Szoboszlai Bertekad Bangkit
Szoboszlai menyadari bahwa kegagalan penaltinya berdampak pada raihan tiga poin yang seharusnya bisa didapatkan Liverpool. Namun, ia tidak ingin larut dalam penyesalan.
“Saya memang gagal mengeksekusi penalti hari Sabtu, tapi saya tidak mau menyerah. Saya akan jadi penendang lagi dan saya yakin bisa bikin gol,” ujar Szoboszlai seperti dikutip dari ESPN.
Ia menambahkan, “Cara terbaik adalah Anda harus melupakannya, tapi tentu saja Anda harus belajar dari situ. Jujur jika Anda melihat saya setelah sesi latihan, saya tidak boleh melatih itu lagi karena saya terlalu banyak latihan penalti. Saya akan terus melatih itu dan saya akan menendang penalti lagi jika ada kesempatan.”





