Sepakbola

Di Canio Murka Wakil Italia Babak Belur di Liga Champions, Sebut Kualitas Sepak Bola Rendah

Jakarta – Kekalahan telak tiga wakil Italia di leg pertama play-off 16 besar Liga Champions memicu kemarahan legenda sepakbola, Paolo Di Canio. Juventus, Inter Milan, dan Atalanta menelan hasil minor yang memperburuk citra sepak bola Italia di kancah Eropa.

Tiga Tim Italia Hancur di Leg Pertama

Juventus takluk 2-5 dari Galatasaray, Inter Milan digebuk Bodo/Glimt 1-3, sementara Atalanta harus mengakui keunggulan Borussia Dortmund dengan skor 0-2. Hasil ini menambah daftar suram setelah Napoli lebih dulu terdepak di fase grup.

Di Canio Ungkap Kekecewaan Mendalam

Menyaksikan performa buruk wakil-wakil Italia, Di Canio meluapkan kekesalannya. Ia menyoroti inkonsistensi dan kelemahan tim-tim Italia, bahkan membandingkannya dengan tim-tim yang dianggapnya tidak selevel.

“Jangan sebut-sebut Premier League, yang berada di level berbeda. Persepsi kita tentang sepakbola Italia adalah bahwa kita fenomenal. Namun, kita bermain tandang melawan PSV dan kebobolan enam gol,” ujar Di Canio dalam acara di Sky Sport Italia, seperti dikutip dari TMW.

Ia melanjutkan, “Musim ini, banyak yang mengira Napoli akan melangkah entah ke mana di Liga Champions, lalu mereka kebobolan enam gol melawan tim (PSV) yang hanya mengumpulkan tiga poin melawan mereka, dan kemudian lima gol dalam tujuh pertandingan lainnya. Inter kebobolan lima gol di Final Liga Champions melawan PSG, tetapi bisa saja menjadi 10 gol.”

Kritik Pedas untuk Perbandingan Pemain

Di Canio juga tidak terima dengan perbandingan yang dilakukan pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, yang menyamakan Donyell Malen dengan Gianluca Vialli. Menurut Di Canio, Malen belum layak disandingkan dengan legenda Italia tersebut.

“Dia berusia 27 tahun, dan tidak ada yang pernah memperhatikannya. Di Aston Villa, dia adalah pemain cadangan untuk Rodgers dan Watkins, yang lebih kuat,” tegas Di Canio.

“Dia datang ke sini (Italia) dan mencetak lima gol dalam lima pertandingan, dan kita menyeret Vialli ke dalam masalah ini? Kakakku tersayang, semoga kau tenang di surga, maaf mereka menyebut namamu,” pungkasnya dengan nada emosional.

(Video: Habis City dan Atletico, Bodo/Glimt Kini Kalahkan Inter Milan di UCL)