Riyadh – Absennya Cristiano Ronaldo dalam laga lanjutan Liga Arab Saudi antara Al Nassr melawan Al Riyadh di Prince Turki bin Abdulaziz Stadium, Senin (2/1/2026) malam WIB, memicu spekulasi. Sumber media Portugal, A Bola, mengindikasikan bahwa ketidakhadiran CR7 bukan karena masalah fisik, melainkan kekecewaan terhadap manajemen klub terkait aktivitas transfer.
Ronaldo disebut-sebut merasa tidak puas dengan perlakuan Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF), pemilik Al Nassr, yang dinilai berat sebelah dalam pengelolaan klub-klub di bawah naungannya. PIF dituding lebih berpihak pada Al Hilal, rival sekota Al Nassr, yang dalam beberapa tahun terakhir meraih banyak prestasi berkat gelontoran dana.
Pemain berusia 40 tahun itu mengeluhkan minimnya investasi yang dilakukan Al Nassr di bursa transfer musim dingin. Klub yang dijuluki The Global Club ini hanya mendatangkan satu pemain, Haydeer Abdulkareem, seorang gelandang muda asal Irak. Hal ini berbanding terbalik dengan Al Hilal yang justru aktif mendatangkan amunisi baru.
The Blue Waves, julukan Al Hilal, dilaporkan merogoh kocek 2 juta euro untuk mendatangkan Pablo Mari dari Fiorentina. Selain itu, mereka juga berhasil mengamankan jasa penyerang muda Prancis, Kader Meite, dari Rennes dengan mahar 30 juta euro. Belum berhenti di situ, Al Hilal juga dikabarkan mendapatkan Karim Benzema yang memutuskan kontrak dengan Al Ittihad, serta Saimon Boubare dari Neom.
Meskipun tanpa kehadiran bintang utamanya, Al Nassr berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Al Riyadh berkat gol tunggal Sadio Mane. Kemenangan ini penting bagi Al Nassr yang saat ini bersaing ketat dengan Al Hilal di papan atas klasemen sementara Liga Arab Saudi, di mana kedua tim hanya terpaut tipis.






