Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, secara terbuka mengakui kekuatan Arsenal sebagai tim terkuat saat ini. Pernyataan ini disampaikan Chivu menjelang laga krusial antara Inter Milan melawan Arsenal di matchday 7 Liga Champions yang akan digelar di Stadion San Siro.
Peluang Lolos Inter Masih Terbuka
Inter Milan membutuhkan kemenangan dalam pertandingan ini untuk memastikan langkah mereka ke fase gugur Liga Champions. Sejauh ini, baru Arsenal dan Bayern Munich yang telah mengamankan tiket ke babak selanjutnya, menduduki posisi teratas di klasemen grup masing-masing. Arsenal tampil sempurna dengan menyapu bersih enam pertandingan awal mereka.
Sementara itu, Inter Milan masih tertahan di peringkat keenam dengan raihan 12 poin. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan di fase grup, posisi Inter belum sepenuhnya aman. Jarak poin dengan tim-tim di peringkat bawah hanya terpaut tiga poin, sehingga setiap pertandingan menjadi sangat penting.
Target utama Inter adalah finis di delapan besar untuk mendapatkan kelolosan langsung ke babak 16 besar, tanpa harus melalui babak playoff dua leg yang melelahkan.
Modal Tren Positif Inter
Menghadapi Arsenal, Inter Milan membawa modal berharga berupa tren positif. Tim berjuluk Nerazzurri ini belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhirnya, termasuk kemenangan 1-0 atas Udinese pada pertandingan terakhirnya (17/1).
Kutipan Chivu
Chivu menegaskan pentingnya performa maksimal dari anak asuhnya. “Jika kami ingin mendapatkan tiga angka dan mencapai babak 16 besar, kami membutuhkan sebuah penampilan yang bagus. Arsenal itu tim terkuat saat ini, bersama dengan Bayern. Kami menghormati level mereka dan tahu bahwa mereka akan menyulitkan kami,” ujar Chivu kepada Radio Rai 1.
Ia menambahkan, “Kami mempersiapkan diri dengan baik untuk kompetisi ini. Kami tahu kok keunggulan kami. Kami akan bermain dengan berani dan berupaya menang, karena hal itu akan memberi kami peluang yang jauh lebih baik dalam mencapai fase gugur.”
Rekor Head to Head
Dalam tiga pertemuan terakhir melawan Arsenal di kompetisi ini, Inter Milan memiliki catatan head to head yang lebih baik. Inter berhasil meraih dua kemenangan, sementara Arsenal hanya satu kali menang. Salah satu kemenangan Inter terjadi pada fase serupa musim lalu dengan skor tipis 1-0.





