London – Chelsea kembali menunjukkan kebiasaan buruknya membuang poin saat sudah unggul, ditambah dengan insiden kartu merah yang terus menghantui. Dalam laga kandang melawan Burnley di Stamford Bridge pada Sabtu (21/2/2026) malam WIB, Chelsea sempat membuka keunggulan melalui gol cepat Joao Pedro di menit keempat.
Kesulitan Menambah Keunggulan
Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dimanfaatkan Chelsea untuk menambah gol. Serangan tim tuan rumah minim ancaman berarti, membuat pertandingan berjalan alot. Situasi semakin memburuk ketika bek Chelsea, Wesley Fofana, harus keluar lapangan akibat menerima kartu merah pada menit ke-72.
Kehilangan satu pemain membuat pertahanan Chelsea goyah. Puncaknya, di menit akhir injury time, Burnley berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Zian Flemming. Hasil imbang 1-1 ini membuat Chelsea harus puas dengan tambahan satu poin dan hanya unggul selisih gol atas Manchester United yang berada di posisi kelima klasemen.
Catatan Buruk di Kandang
Insiden ini kembali menyoroti masalah Chelsea dalam mengamankan poin, terutama di laga kandang. Tercatat, Chelsea telah kehilangan 17 poin di kandang dari posisi unggul, jumlah terbanyak di antara tim-tim lain di liga. Jika dihitung di seluruh ajang, Chelsea telah membuang 19 poin di kandang, hanya kalah dari West Ham United yang kehilangan 20 poin.
Kolektor Kartu Merah Terbanyak
Selain boros poin, Chelsea juga mempertegas statusnya sebagai tim pengumpul kartu merah terbanyak musim ini. Kartu merah yang diterima Wesley Fofana menjadi yang keenam bagi Chelsea di liga domestik, unggul dua kartu dari Everton yang berada di posisi kedua. Total kartu merah ini bahkan menyamai jumlah kemenangan kandang Chelsea di liga musim ini.
Secara keseluruhan di seluruh ajang, Chelsea telah mengoleksi delapan kartu merah. Kebiasaan buruk ini menjadi catatan kelam bagi tim berjuluk The Blues tersebut di musim 2025/2026.






