Sepakbola

Blunder Jay Idzes Warnai Kekalahan Telak Sassuolo 0-3 dari Juventus di Liga Italia

Advertisement

Reggio Emilia – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menuai sorotan tajam setelah melakukan beberapa kesalahan fatal yang berujung pada kekalahan telak Sassuolo 0-3 dari Juventus dalam lanjutan Liga Italia. Pertandingan yang digelar di Stadion Mapei pada Rabu (7/1/2025) dini hari WIB ini memperlihatkan rapuhnya lini pertahanan Sassuolo.

Gol Bunuh Diri dan Kesalahan Fatal Idzes

Gol pembuka keunggulan Juventus pada menit ke-16 tercipta melalui gol bunuh diri bek Sassuolo, Tarik Muharemovic, yang berusaha menghalau umpan silang dari Pierre Kalulu. Lini pertahanan Sassuolo kembali dieksploitasi pada menit ke-62. Jonathan David, dengan kecerdikannya melihat celah di pertahanan tinggi Sassuolo, berhasil melepaskan umpan kepada Fabio Miretti. Meskipun dijaga ketat oleh Idzes, Miretti berhasil lolos dari kawalan Muharemovic, Josh Doig, dan Sebastian Walukiewicz untuk mencetak gol kedua bagi Juventus.

Penderitaan Sassuolo semakin bertambah ketika Jay Idzes melakukan kesalahan fatal. Di bawah tekanan dari David, Idzes memberikan umpan balik yang lemah kepada kiper Arijanet Muric. Bola tersebut berhasil dicuri oleh David yang kemudian dengan mudah menaklukkan Muric untuk menjadikan skor 3-0.

Penilaian Pemain dan Performa Idzes

Jonathan David dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut berkat kontribusinya satu gol dan satu assist. Situs Football Italia memberinya nilai 7,5, sementara Whoscored memberinya nilai impresif 8,7. David juga resmi meraih trofi man of the match dari Serie A.

Advertisement

Sementara itu, Jay Idzes yang ditarik keluar pada menit ke-90 digantikan oleh bek muda berdarah Belanda lainnya, Cas Odenthal, harus menerima penilaian yang kontras. Whoscored memberinya rating 5,5, menjadikannya salah satu pemain dengan nilai terendah, hanya sedikit di atas Muharemovic yang mendapat nilai 5,1. Football Italia memberikan nilai yang sama untuk Idzes dan Muharemovic, yaitu 4,0, nilai terendah di antara seluruh pemain di lapangan.

Meskipun demikian, semangat juang Idzes di lapangan tetap diapresiasi oleh para pendukungnya.

Advertisement