Manchester, Inggris – Gelandang Manchester United, Benjamin Sesko, melayangkan pujian setinggi langit kepada rekan setimnya, Casemiro. Sesko menyebut pemain asal Brasil itu sebagai seorang legenda setelah penampilan gemilangnya dalam kemenangan 3-2 atas Fulham di Old Trafford, Minggu (1/2/2026).
Peran Krusial Casemiro dalam Kemenangan MU
Casemiro memegang peranan kunci dalam kemenangan dramatis Manchester United atas Fulham. Gol pembuka keunggulan Setan Merah dicetak melalui sundulan Casemiro, memanfaatkan assist dari Bruno Fernandes. Keunggulan MU kemudian digandakan oleh Matheus Cunha yang menerima umpan dari Casemiro, mantan pemain Real Madrid tersebut.
Meskipun Fulham sempat menyamakan kedudukan melalui gol Raul Jimenez dan Kevin, Manchester United berhasil mengunci kemenangan berkat gol Benjamin Sesko di masa injury time. Kinerja impresif Casemiro dalam laga tersebut turut disorot oleh Squawka.
Statistik Dominan Casemiro
Menurut catatan Squawka, Casemiro tampil dominan dalam pertandingan melawan Fulham. Ia berhasil memenangi tujuh duel, tiga kali memulihkan penguasaan bola, melakukan tiga tekel, tiga kali clearance, serta mencetak satu gol dan satu assist. Statistik ini menunjukkan betapa vitalnya kontribusi Casemiro bagi lini tengah Manchester United.
Pujian dari Sesko
Benjamin Sesko mengungkapkan kekagumannya terhadap Casemiro, yang kontraknya bersama Manchester United akan berakhir pada musim panas mendatang. “Dia adalah pemain yang luar biasa, seorang legenda. Menyenangkan bisa bermain bersamanya dan mendengarkan saran-sarannya,” ujar Sesko seperti dikutip oleh Sky Sports.
Sesko menambahkan, “Etos kerjanya luar biasa dan dia memberikan dorongan semangat bagi timnya. Kami bersyukur memilikinya bersama kami.” Pujian ini menegaskan betapa Casemiro tidak hanya memberikan kontribusi di lapangan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya.
Statistik Musim Ini
Secara keseluruhan, Casemiro telah tampil sebanyak 23 kali di berbagai ajang bersama Manchester United musim ini. Ia berhasil menyumbangkan lima gol dan dua assist, menunjukkan bahwa usianya yang tidak muda lagi tidak mengurangi ketajamannya di lapangan.





