Badminton

BATC 2026: Rachel/Febi Fokus Fisik dan Komunikasi Hadapi Jepang

Pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum, memfokuskan persiapan pada dua aspek krusial menjelang pertandingan penentuan melawan Jepang di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026. Kedua aspek tersebut adalah peningkatan kondisi fisik dan penguatan komunikasi di lapangan.

Evaluasi Pasca Kemenangan Atas Hong Kong

Indonesia berhasil mengawali kiprahnya di BATC 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Hong Kong pada Rabu (4/2/2026) di Qingdao Conson Gymnasium, China. Salah satu poin kemenangan diraih oleh Rachel/Febi yang berhasil mengalahkan pasangan Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dalam pertarungan tiga gim yang cukup menguras tenaga dengan skor 21-23, 21-18, 21-11.

Meskipun meraih kemenangan, hasil tersebut belum memastikan posisi Indonesia sebagai juara grup. Pertandingan melawan Jepang pada Kamis (5/2/2026) akan menjadi laga penentu untuk menentukan status juara grup.

Fokus Pemulihan dan Strategi Melawan Jepang

Menyadari pentingnya laga esok hari, Rachel Allessya Rose menyatakan bahwa prioritas utama timnya adalah pemulihan kondisi fisik. “Besok lawan Jepang untuk penentuan juara grup pastinya kami harus menyiapkan dulu kondisinya lalu start awalnya harus langsung bagus. Kalau diturunkan kami siap mau jadi ganda pertama atau ganda kedua,” ungkap Rachel dalam keterangan resminya.

Sementara itu, Febi Setianingrum menyoroti perlunya peningkatan komunikasi antar pemain. “Beberapa pertandingan terakhir memang kami terus bermain rubber, kami harus meningkatkan komunikasinya mungkin, mau main apanya harus lebih kuat lagi,” ujar Febi, merujuk pada tren pertandingan yang seringkali harus diselesaikan dalam tiga gim.

Pertandingan melawan Jepang tidak hanya akan menentukan posisi Indonesia di fase gugur sebagai juara grup atau runner-up, tetapi juga menjadi ujian konsistensi bagi Rachel/Febi setelah melalui laga pembuka yang menuntut fisik prima.