Barcelona masih menimbang keputusan untuk mempermanenkan status penyerang pinjaman mereka, Marcus Rashford, di akhir musim 2025/26. Meskipun menampilkan performa yang menjanjikan, keraguan muncul terkait etos kerja sang pemain.
Keraguan Petinggi Klub
Menurut laporan dari AS, para petinggi klub Barcelona masih memiliki keraguan terhadap etos kerja Marcus Rashford. Salah satu sorotan utama adalah ketidakmampuannya dalam bertahan dari garis depan, sebuah aspek krusial dalam taktik tim.
Rashford, yang didatangkan dari Manchester United dengan status pinjaman, memiliki opsi pembelian permanen dengan banderol 30 juta Euro atau sekitar Rp 588 miliar. Angka ini diyakini tidak menjadi masalah bagi Barcelona, namun keputusan akhir belum juga diambil.
Performa Menjanjikan di Lapangan
Terlepas dari keraguan tersebut, Marcus Rashford menunjukkan peningkatan performa yang signifikan sepanjang musim ini. Pemain berusia 28 tahun itu telah mencetak tujuh gol dan memberikan 11 assist dari 25 penampilan di berbagai kompetisi. Ia kerap tampil maksimal meskipun seringkali memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Selain kontribusi di lapangan, Rashford juga dinilai berbaur dengan baik di ruang ganti dan berhasil mencuri hati para penggemar Barcelona. Keberadaannya memberikan dampak positif bagi atmosfer tim.
Potensi Kembali ke Manchester United
Di sisi lain, kepergian Ruben Amorim dari kursi kepelatihan Manchester United berpotensi membuka pintu bagi Marcus Rashford untuk kembali ke Old Trafford. Rashford memang kerap tersisihkan di era kepelatihan Amorim.
Meskipun demikian, Rashford sendiri kerap menyatakan rasa betahnya bermain di Camp Nou. Keputusan akhir mengenai masa depannya masih berada di tangan manajemen Barcelona.






