Barcelona, Sabtu (21/2/2026) – Suasana di ruang ganti Barcelona dilaporkan telah kembali kondusif setelah para pemain dan pelatih Hansi Flick menggelar pertemuan menyusul dua kekalahan beruntun yang dialami tim. Kekalahan tersebut terjadi saat Barcelona takluk 0-4 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey, disusul kekalahan 1-2 dari Girona di ajang Liga Spanyol.
Menurut laporan dari Diaro Sport, beberapa pemain Barcelona dikabarkan mempertanyakan strategi yang diterapkan Hansi Flick, terutama terkait penerapan garis pertahanan tinggi. Strategi serupa pernah diterapkan Flick saat menukangi Bayern Munich dan terbukti sukses membawa tim meraih berbagai gelar domestik pada musim debutnya bersama Barcelona, termasuk membawa Lamine Yamal dan kawan-kawan meraih treble domestik.
Menyikapi situasi tersebut, para pemain Barcelona dan Hansi Flick mengadakan pertemuan untuk membahas isu yang ada. Hasilnya, tercapai kesepakatan dan saling percaya antara pelatih dan para pemainnya.
“Kami membicarakan kekalahan dari Atletico dan Girona. Setelahnya, semua tidak ada masalah. Kami saling mendukung,” tegas bek Eric Garcia, mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut berjalan positif.
Senada dengan Garcia, gelandang serba bisa Dani Olmo menyatakan keyakinannya terhadap gaya bermain yang diusung Flick. “Ini adalah gaya main kami, kami tidak akan menggantinya hanya karena dua laga. Kami tahu apa yang harus kami lakukan selanjutnya,” ujar Olmo.






