Jakarta – Barcelona berhasil menjaga asa untuk finis di delapan besar fase liga Liga Champions berkat kemenangan krusial atas Slavia Praha. Hasil ini membuka peluang Blaugrana untuk lolos langsung ke babak 16 besar.
Laga Sulit di Kandang Slavia Praha
Pertandingan yang digelar di markas Slavia Praha pada Kamis (22/1/2026) dini hari WIB, dalam Matchday 7 Liga Champions, berlangsung alot. Barcelona sempat tertinggal lebih dulu sebelum Fermin Lopez membalikkan keadaan melalui dua golnya. Namun, Slavia Praha berhasil menyamakan kedudukan sebelum Barcelona kembali mencetak dua gol melalui Dani Olmo dan Robert Lewandowski, memastikan kemenangan 4-2.
Peluang Finis Delapan Besar Terbuka
Tiga poin yang diraih dari Praha sangat vital bagi Barcelona untuk mengamankan posisi di delapan besar fase liga. Saat ini, Barcelona menempati peringkat kesembilan dengan 13 poin, hanya kalah selisih gol dari Chelsea. Untuk memastikan kelolosan langsung ke babak 16 besar, Barcelona wajib meraih kemenangan atas FC Copenhagen di laga terakhir fase liga.
Persaingan di papan atas klasemen sangat ketat. Paris Saint-Germain, Newcastle United, dan Chelsea hanya terpaut selisih gol dari Barcelona. Sementara itu, Real Madrid, Liverpool, dan Tottenham Hotspur berada dalam jangkauan tiga poin.
Flick Fokus pada Kemenangan
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyadari betul betapa sulitnya meraih kemenangan di Liga Champions, terutama di partai terakhir fase liga dengan tekanan yang berbeda. Baginya, prioritas utama adalah memenangkan pertandingan terlebih dahulu, sementara perhitungan matematis bisa dilakukan kemudian.
“Kita lihat hari ini betapa sulitnya bermain di Liga Champions. Hal yang terpenting adalah kami harus menang; hal-hal lainnya akan mengikuti. Kami harus bermain bagus dan mencoba mendapatkan tiga poin, lalu kita lihat nanti,” ujar Flick, dikutip dari Mundo Deportivo.
Flick menambahkan, “Kami punya kesempatan untuk finis di delapan besar, dan itulah tujuannya. Kami tidak memulai Liga Champions ini dengan baik, tetapi pada akhirnya kami punya kesempatan untuk berada di antara delapan besar, dan itulah yang kami inginkan.”
Ia juga menekankan keuntungan jika timnya berhasil finis di delapan besar. “Karena itu berarti kami akan memainkan dua pertandingan lebih sedikit dan akan membantu kami memulihkan diri. Tetapi kalau kami harus memainkan dua pertandingan, kami akan memainkannya.”





