Sepakbola

Arsenal Tertahan di Molineux, Arteta Dituntut Tunjukkan Ketenangan Hadapi Tekanan Juara

Kekalahan beruntun dalam perburuan gelar Liga Inggris semakin menekan Arsenal. Usai ditahan imbang 2-2 oleh Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, Kamis (19/2/2026), pelatih Mikel Arteta dituntut untuk menunjukkan kapasitasnya dalam menjaga ketenangan tim.

Arsenal Buang Keunggulan Dua Gol

Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Arsenal sempat unggul dua gol terlebih dahulu. Bukayo Saka membuka keunggulan pada menit kelima, disusul gol kedua dari Piero Hincapie pada menit ke-56. Namun, semangat juang tim juru kunci klasemen, Wolves, tak bisa diremehkan.

Hugo Bueno memperkecil ketertinggalan Wolves pada menit ke-61. Pukulan telak bagi Arsenal datang di masa injury time ketika Tom Edozie berhasil menyamakan kedudukan, memaksa pertandingan berakhir imbang.

Jarak Poin dengan Manchester City Melebar

Hasil imbang ini membuat Arsenal semakin tertinggal dalam perburuan gelar. Saat ini, The Gunners mengumpulkan 58 poin dari 27 pertandingan, berjarak lima poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua klasemen dengan 63 poin, meskipun City baru memainkan 26 laga.

Seruan untuk Ketenangan dan Pembuktian Arteta

Mantan penyerang Arsenal, Alan Smith, menilai bahwa situasi ini membutuhkan ketenangan ekstra dari skuad London Utara. Ia menekankan pentingnya peran Mikel Arteta dalam mengelola tekanan yang dihadapi timnya.

“Tugas besar bagi Arteta untuk mencoba menenangkan suasana. Ia harus membuktikan kemampuannya sekarang. Mereka harus segera tenang,” ujar Smith seperti dikutip dari BBC.

Smith menambahkan, “Kita sudah sering membicarakan bahwa mereka adalah skuad terbaik di liga, tetapi hal itu tidak berarti apa-apa jika tidak memiliki ketenangan.” Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa kualitas individu pemain Arsenal belum cukup tanpa dibarengi mentalitas juara yang kuat di saat-saat krusial.