Persaingan ketat di Liga Inggris semakin memanas memasuki 12 pertandingan terakhir musim ini. Berdasarkan analisis jadwal dan tingkat kesulitan lawan, Arsenal dinilai memiliki jalur yang lebih mulus dibandingkan rival utamanya, Manchester City.
Posisi Puncak Klasemen
Saat ini, Arsenal kokoh di puncak klasemen dengan mengumpulkan 57 poin dari 26 pertandingan. Manchester City membuntuti di posisi kedua dengan selisih tujuh poin, mengoleksi 50 poin dari jumlah laga yang sama.
Jadwal Sisa Pertandingan
Jadwal sisa kedua tim menunjukkan potensi perbedaan beban. Arsenal dijadwalkan akan menghadapi:
- Wolves
- Spurs
- Chelsea
- Brighton
- Everton
- Bournemouth
- Man City
- Newcastle
- Fulham
- West Ham
- Burnley
- Palace
Sementara itu, Manchester City akan melakoni sisa pertandingan melawan:
- Newcastle
- Leeds
- Palace
- Nottingham
- West Ham
- Chelsea
- Arsenal
- Burnley
- Everton
- Brentford
- Bournemouth
- Aston Villa
Pertarungan langsung antara Manchester City dan Arsenal pada 18 April diprediksi akan menjadi laga krusial yang terasa seperti final. Namun, sebelum itu, kedua tim akan terlebih dahulu beradu strategi di final Carabao Cup pada 22 Maret.
Analisis Tingkat Kesulitan
Sebuah analisis mendalam dari CannonStats, yang dilansir dari Tribuna, mencoba mengukur tingkat kesulitan jadwal sisa pertandingan bagi 20 tim Liga Inggris. Metrik ini menghitung skor peringkat rata-rata lawan, mempertimbangkan kualitas tim lawan berdasarkan hasil pertemuan pertama dan status pertandingan kandang atau tandang.
Berdasarkan analisis tersebut, West Ham United tercatat memiliki jadwal tersulit dengan peringkat lawan rata-rata 103,4. Arsenal menempati posisi lima terbawah dengan peringkat lawan rata-rata 96,7. Manchester City berada di peringkat kesembilan dengan rata-rata 100,5.
Hasil analisis ini memperkuat pandangan bahwa The Gunners memiliki jalur yang relatif lebih mulus. Pertanyaan besar pun muncul, akankah Arsenal mampu mengakhiri puasa gelar Premier League yang telah berlangsung selama 22 tahun?





