Sepakbola

Arne Slot Puji Soliditas Pertahanan Liverpool Usai Comeback Dramatis Lawan Newcastle

Manajer Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan rasa puasnya tidak hanya terhadap kemenangan timnya, tetapi juga perbaikan signifikan pada lini pertahanan. Liverpool berhasil meraih kemenangan comeback atas Newcastle United di Anfield pada Minggu (01/02/2026) dini hari WIB, dalam lanjutan Liga Inggris.

Liverpool Bangkit dari Ketertinggalan

Tertinggal lebih dulu oleh gol Anthony Gordon pada menit ke-36, Liverpool merespons dengan gemilang. Empat gol balasan dicetak oleh Hugo Ekitike (dua gol), Florian Wirtz, dan Ibrahima Konate. Meskipun sempat tertinggal, Liverpool mampu mengontrol jalannya pertandingan setelah momen awal yang agresif dari Newcastle.

Pertahanan Solid dalam Bola Udara

Arne Slot secara khusus menyoroti kemampuan timnya dalam menahan tekanan Newcastle, terutama dari situasi bola mati atau set-piece. Data dari Whoscored mencatat bahwa Liverpool memenangi 68% duel udara, sebuah indikasi kuat bagaimana mereka mampu mengatasi ancaman bola-bola udara dari tim tamu.

Meskipun kebobolan satu gol, performa pertahanan Liverpool secara keseluruhan patut diapresiasi. Dalam dua pertandingan terakhir, tim juara bertahan Liga Inggris ini telah mencetak 10 gol dan hanya kemasukan satu kali.

“Setengah jam pertama, Newcastle punya banyak korner, tendangan bebas, lemparan ke dalam, dan kami menahannya dengan sangat baik,” ujar Arne Slot kepada BBC.

Slot menambahkan bahwa kemampuan bertahan dari set-piece tersebut merupakan hal positif yang signifikan, mengingat ini adalah salah satu masalah yang dihadapi timnya musim ini. Ia juga mengakui peran penting dukungan suporter dan para pemain yang menemukan motivasi ekstra.

“Itu hal positif lainnya di laga ini, cukup jelas terlihat di mana masalah kami musim ini dan itu adalah set-piece, jadi bisa bertahan dari itu dengan sangat baik dan setelah setengah jam, para suporter membantu kami dan para pemain menemukan ‘perseneling’ tambahan untuk menaikkan penampilan,” jelas Slot.

Manajer asal Belanda itu juga mengaitkan perbaikan ini dengan evaluasi pasca-pertandingan melawan Bournemouth. “Lalu 15 menit kemudian kami unggul 2-1. Setelah laga lawan Bournemouth, saya sudah bilang kalau kami harus lebih baik di kedua kotak penalti dan bisa mencetak 10 gol dan hanya kebobolan satu kali itu sebuah perbaikan, tapi kami perlu melakukannya secara konsisten sekarang,” tutupnya.