Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyatakan timnya telah melupakan kekalahan telak dari Benfica pada pertemuan sebelumnya. Kedua tim dijadwalkan kembali berhadapan dalam laga leg kedua playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026.
Duel Krusial di Liga Champions
Pertandingan leg pertama yang berlangsung di Estadio do SL Benfica pada Rabu (18/2/2026) dini hari WIB berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan Benfica. Laga tersebut berlangsung dramatis, di mana Benfica berhasil mencetak empat gol melalui Andreas Schjelderup (dua gol), Vangelis Pavlidis, dan Anatoliy Trubin. Real Madrid hanya mampu membalas melalui sepasang gol dari Kylian Mbappe. Pertandingan itu juga diwarnai kartu merah untuk Raul Asencio dan Rodrygo di kubu Madrid.
Arbeloa Pahami Karakter Tim Mourinho
Arbeloa, yang pernah merasakan ditangani oleh Jose Mourinho, mengungkapkan bahwa performa Benfica pada laga sebelumnya tidak mengejutkan baginya. Ia memahami betul karakter tim yang diasuh oleh ‘The Special One’.
“Benfica sama sekali tidak mengejutkan saya waktu itu, karena saya tahu seperti apa karakter semua tim asuhan Jose Mourinho. Hal itu akan tetap sama meskipun ia bermain dengan tim muda,” kata Arbeloa, dikutip dari situs resmi Liga Champions.
Fokus pada Laga Mendatang
Menghadapi leg kedua, Arbeloa menegaskan bahwa pertandingan kali ini akan berbeda. Ia telah melakukan analisis mendalam terhadap timnya dan siap untuk memberikan yang terbaik.
“Ini adalah pertandingan baru, tidak ada hubungannya dengan laga tiga minggu lalu. Kami sudah menganalisisnya dan kami siap. Saya tidak bisa meminta lebih dari para pemain selain apa yang telah mereka tunjukkan sejauh ini,” imbuhnya.
Sebelumnya, video berjudul “Madrid Dicukur Benfica, Arbeloa: Tanggung Jawab Saya” juga telah beredar, menunjukkan Arbeloa mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan timnya.





