Eks manajer di Premier League, Ange Postecoglou, menyebut menangani Manchester United sebagai pekerjaan tersulit di dunia sepak bola. Manchester United belum kunjung kembali kompetitif setelah ditinggal Sir Alex Ferguson.
Sejarah Kelam Pasca-Ferguson
Manchester United mendominasi sepak bola Inggris selama lebih dari dua dekade di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Namun, sejak pelatih legendaris itu memutuskan pensiun pada akhir musim 2012/2013, Setan Merah belum pernah lagi meraih gelar juara liga hingga kini. Prestasi terbaik mereka hanyalah finis sebagai runner-up sebanyak dua kali dalam 12 musim terakhir.
Posisi manajer Manchester United pun telah berganti sebanyak tujuh kali, termasuk pelatih interim. Nama-nama besar seperti Louis van Gaal dan Jose Mourinho pun tak mampu membuat klub kembali konsisten dalam persaingan memperebutkan gelar juara.
Pencarian Manajer Baru dan Peran Interim
Posisi manajer kembali menjadi sorotan utama di Manchester United setelah pemecatan Ruben Amorim pada Januari silam. Meskipun Michael Carrick, yang kini menjabat sebagai manajer interim, menunjukkan hasil yang menjanjikan, manajemen klub diyakini akan mencari manajer top pada musim panas mendatang.
Pandangan Ange Postecoglou
Ange Postecoglou, yang pernah dikaitkan dengan Manchester United di masa lalu, berpendapat bahwa klub membutuhkan manajer dengan karakter kuat yang mampu mengatasi sorotan tajam tiada henti.
“Itu adalah pekerjaan tersulit di dunia sepakbola sejauh yang saya ketahui,” ungkap figur sepakbola asal Australia itu kepada siniar the Overlap. “Karena pengamatan kritis dan sorotan yang diterima klub secara konsisten.”
Ia menambahkan, “Dibutuhkan individu yang unik untuk dapat mengatasi semua hal tersebut, atau kedisiplinan sejati untuk mengatakan bahwa kita akan menempuh jalan ini selama beberapa tahun tertentu.”
Performa Terkini Manchester United
Di bawah asuhan Michael Carrick, Manchester United menunjukkan performa yang menjanjikan. Mereka tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir Liga Inggris, dengan empat di antaranya berakhir dengan kemenangan. Bruno Fernandes dan rekan-rekannya masih berada dalam persaingan untuk finis di zona empat besar klasemen, menempati peringkat keempat dengan perolehan 45 poin. Mereka unggul satu angka dari Chelsea yang berada di peringkat kelima, dan tiga poin dari Liverpool yang menduduki peringkat keenam.





