Real Madrid secara resmi menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru tim utama. Pelatih berusia 42 tahun ini disebut-sebut sebagai ‘Zinedine Zidane baru’ di Santiago Bernabeu. Keputusan ini diambil setelah Real Madrid berpisah jalan dengan Xabi Alonso menyusul kekalahan dari Barcelona di ajang Piala Super Spanyol.
Rekam Jejak Arbeloa di Akademi Real Madrid
Arbeloa, yang sebelumnya merupakan pelatih di tim akademi Real Madrid, memulai karier kepelatihannya pada musim 2020/2021 dengan menangani tim Infantil A. Di musim pertamanya, ia berhasil mengantarkan tim tersebut meraih gelar juara. Dalam kompetisi yang hanya memainkan 17 pertandingan pasca-pandemi COVID-19, Arbeloa membawa Infantil A Madrid memetik 15 kemenangan dan dua kali imbang.
Memasuki musim kedua, Arbeloa mendapatkan promosi untuk menangani tim Cadete A di La Fabrica. Dalam 30 pertandingan yang dijalani, ia mencatatkan 23 kemenangan dan hanya menelan dua kekalahan, membawa timnya finis di posisi kedua klasemen liga.
Kesuksesan Puncak di Tim Junior
Musim 2023/2024 menjadi puncak kesuksesan Arbeloa di jenjang junior. Bersama tim Juvenil A Madrid, ia mencatatkan rekor impresif dengan 41 kemenangan dari 47 pertandingan di semua ajang, hanya mengalami sekali kekalahan. Secara keseluruhan, Arbeloa telah memimpin tim-tim di La Fabrica dalam 200 pertandingan, dengan rincian 151 kemenangan, 24 hasil imbang, dan 25 kekalahan, menjadikannya sosok yang dijuluki ‘mesin kemenangan’.
Transisi ke Tim Utama dan Label ‘Zidane Baru’
Musim ini, Arbeloa dipercaya menangani tim Castilla Madrid. Dari 23 pertandingan yang telah dijalani, ia mencatatkan 12 kemenangan, tiga hasil imbang, dan delapan kekalahan. Performa dan torehan Arbeloa di tim akademi dinilai cukup meyakinkan petinggi klub untuk memberikannya kepercayaan memimpin tim utama.
Media ternama Marca dalam salah satu ulasannya melabeli Arbeloa sebagai ‘Zidane baru’ bagi Real Madrid. “Real Madrid sudah lama menyadari bahwa mereka mempunyai Zidane baru dalam akademi pemain muda mereka. Seorang pelatih yang sepenuhnya dapat mereka percayai dan dipercayakan untuk memimpin tim utama dengan penuh keyakinan. Pelatih itu adalah Arbeloa,” tulis Marca.
Ulasan tersebut menambahkan, “Logisnya, rencana dengan Arbeloa adalah jangka panjang. Faktanya, klub membutuhkan waktu lebih lama dari yang seharusnya untuk mempekerjakannya di tim utama.” “Arbeloa yang langsung dan mengesankan bersama tim cadangan menjadi ujian terakhir yang dia lewati untuk mengkonfirmasi ekspektasi tersebut,” demikian kutipan dari ulasan Marca.
(cas/cas)





