Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengakui laju positif timnya di Liga Italia musim 2025/2026. Namun, ia menyayangkan kegagalan Rossoneri di ajang Coppa Italia.
Kembalikan Milan ke Papan Atas
Sejak kembali ditunjuk pada musim panas tahun lalu, Allegri memiliki tugas berat untuk mengembalikan AC Milan ke performa terbaiknya, setelah musim sebelumnya hanya mampu finis di peringkat kedelapan klasemen.
Di bawah arahan Allegri, Milan menunjukkan peningkatan signifikan. Tim yang diperkuat Rafael Leao dan kawan-kawan kini bersaing ketat dalam perebutan Scudetto, menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia. Dengan mengoleksi 50 poin dari 23 pertandingan, Milan tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen Inter Milan, namun unggul satu angka dari juara bertahan Napoli, dengan satu pertandingan tersisa.
Kegagalan di Coppa Italia Jadi Penyesalan
Berbeda dengan performa gemilang di liga, kiprah AC Milan di Coppa Italia harus terhenti di babak perempat final. Kekalahan 1-0 dari Lazio, melalui gol Mattia Zaccagni di sepuluh menit terakhir, menjadi catatan minor bagi tim asuhan Allegri.
“Kami menjalani sebuah musim yang bagus sejauh ini. Kami mulai dengan berusaha kembali ke Liga Champions, dan saat ini kami menempati empat besar. Itu adalah targetnya,” ujar Allegri, mengutip Football-Italia.
“Kami bisa saja melakukan yang lebih baik di Coppa Italia, yang mana jadi penyesalan besar kami. Kami toh harus mulai fokus pada target kami, sadar bahwa Inter, seperti yang kita ketahui sejak awal, adalah sebuah tim yang sangat tangguh,” tambahnya.
Persaingan Ketat di Empat Besar
Allegri menyadari persaingan di papan atas klasemen Liga Italia semakin ketat. Ia menyebut Napoli dan Juventus sebagai rival yang patut diwaspadai.
“Napoli juga tangguh, Juve kembali naik. Jadi tidak akan mudah untuk finis di empat besar,” cetus Massimiliano Allegri dalam konferensi pers jelang duel Pisa vs AC Milan, Sabtu (14/2) dini hari WIB.
(rin/aff)






